Monday, January 16, 2012

Ga to the Lau

#eaaa.. Judulnya aja udah galau banget yah, hahaha.. Efek prom night kemarin nih, hehe..

Hari ini, Suzhou terasa sepi sekali.. Libur winter telah tiba, semester telah berakhir dan semua tugas telah diselesaikan. Mulai kemarin hingga lusa adalah saat2 dimana anak2 pulang ke Indonesia untuk menghabiskan liburan mereka bersama keluarga & teman2 di tanah air. Rombongan paling banyak adalah rombongan kemarin & hari ini (15-16 Januari), termasuk beberapa kakak kelas yg kemungkinan udah nggak balik2 sini lagi T__T

Berakhirnya prom night kemarin memang menandakan datangnya perpisahan. Jujur, bagiku, prom night kali ini nggak seemosional prom night tahun lalu. Aku rasa, karena kemarin itu aku terlalu sibuk dan fokus ke acaranya, sampai2 aku nggak fokus ke perpisahan itu sendiri. Waktu pelukan sama senior2 di akhir acara pun, aku sedih, tapi nggak sampai meneteskan air mata. Padahal, sejak beberapa bulan yg lalu, kadang bisa tiba2 keinget bahwa perpisahan itu semakin dekat dan nyata, dan aku bisa tiba2 jd mellow, sedih banget, en udah pengen nangis, padahal masih lama perpisahannya. Tapi.. Pertahananku runtuh ketika aku pelukan sama Ko Ega, dan jg Ci Frida. Berpisah dengan Ko Ega terasa sama beratnya dengan ketika harus berpisah dengan Ko Anto dulu. Mereka berdua bener2 udah kayak koko aku sendiri, apalagi dengan kenyataan bahwa aku nggak punya koko :') Mereka tuh nggak cuma berperan sebagai kakak kelas dan temen, tapi juga pendukung dan penyemangat di kala aku (& Evan) sedang down. Tanpa bisa aku tahan, air mata itu pun jatuh juga..

Ci Frida adalah salah satu dari senior2 yg pulang ke Indonesia hari ini. Udah nggak sempet ketemu lg sama dia. Tadi siang waktu lg makan siang sendirian di apartemen, aku jadi keinget dia (karena siang2 itu dia berangkat ke Shanghai untuk naik pesawat pulang ke Indonesia) dan tiba2 aku jadi sediiiihh bangeet trus pengen nangiiis.. Sinetron banget gak siih, nangis sambil makan? Heehehe..

Dalam kurun waktu satu tahun ini, sejak kepergian 2005, kami jadi makin dekaat sama 2006, lebih dekat dari sebelumnya. Tapi, ketika lagi deket2nya, kami harus dipisahkan! Huhuhu.. Serasa dipermainkan ga sih?? :(

Lagi galau2 gini, tadi aku harus pergi sama Jervis untuk beli tiket kereta buat liburan rame2 (10 orang!) ke Beijing-Harbin 22-29 Januari nanti - satu2nya liburanku!! Di saat yg lain libur hampir sebulan, aku cuma libur 9 hari -.-"
Setelah dapet tiketnya, kita makan bareng.. Dan dimulai lah pembicaraan itu.. Ternyata kita sama2 lg galau! Efek prom night ga cuma bikin kita sedih karena harus berpisah dengan senior2 2006, tapi bahkan orang2 yg pulang ke Indonesia buat liburan dan bakal balik ke sini Februari nanti aja jg bikin galaau! Seakan nggak rela mereka pulang dan Suzhou jadi sepi.. Hehehe.. Lalu mulai ngomongin perpisahan2 lain yg sudah menanti di depan mata.. Dan bertambahlah kegalauan itu.. Kita galau bareng deeh, hahaha.. Mulai dari tempat makan sampai ke supermarket Auchan.

I've never been good at goodbyes. I cry easily. I'm afraid of changes.
Mulai semester ini, akan ada satu perpisahan di setiap akhir semester. Semester depan Evan lulus, semester depannya lagi giliran aku yg lulus! Dan semester depannya lagi, angkatan 2009 XJTLU yg lulus.
Dan aku nggak siaaaappp untuk semua ituuu.. Sama sekali nggak siaaappp.. Nggak siap untuk ditinggalkan lagi, dan meninggalkan.. Dan yg paling nggak kebayang adalah, harus berpisah dengan teman2 seangkatanku >.<
Orang2 yg ada di sini, komunitas ini, semuanya adalah keluargaku di sini. I love them all. I love my life where I have them surrounding me. And I don't want to lose it all T_____T

Pengeeenn rasanya, cepet2 Februari, biar mereka semua cepetan balik ke sini, setelah itu, biarlah waktu berhenti sajaa, hehehe.. Aku tau, roda kehidupan terus berputar, like it or hate it, life must go on. Because life is like riding a bicylce; we have to keep moving in order not to fall. Tapi aku bener2 nggak siap untuk itu ='(

Aku yakin, semester yg akan datang ini akan menjadi semester yg berat, dan jg semester yg teramat cepat berlalu. Dalam sekejap mata, tiba2 kita sudah akan sampai pada saat dimana kita harus mengucapkan selamat tinggal (lagi). Kecepatan waktu dalam berlari seringkali membuatku takut. Takut, bahwa ia akan mengambil apa yg aku punya sekarang, dan memaksaku untuk menghadapi perubahan yg ia bawa =(

10 comments:

  1. Semangat terus Syl, you'll be great! :)) Let's not say goodbyes but see you next time. God bless!

    ReplyDelete
  2. Huwaaaaa, Cc!!! Miss you alreadyyy :'(
    God bless you too in the next step of your life yaa *hugs*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa aku juga kangen kmu dan kebawelanmu, hihi, aku kangen Suzhou dan aku kangen Shanghai! Hikssss. Pelukkk erat!!

      Delete
    2. ahh, aku dan kebawelanku? *blushing*
      Gak papa deh kalo kebawelannya ngangenin =p

      Delete
  3. Wah ternyata pandangan soal perpisahan disana dan di Indo sangat jauh berbeda ya. Disini kalau ada farewell party utk angkatan yang mau lulus, malah seneng2 aja. Mungkin karena mereka juga maish akan suka mengunjungi kampus ya. Semoga sukses menyelesaikan sisa-sisa hari perkuliahannya :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, itu bedanya.. Perpisahan sama temen2 di indo nggak sesedih sama temen2 di sini, krn kalo temen di indo, kita tau, someday we'll meet again in our hometown. Kalo di sini beda.. Somehow, we don't know if we ever meet again :'( Apalagi aku di Surabaya & yg lain rata2 org Jakarta, ada jg yg luar Jawa..
      Terima kasih, Rabia :)

      Delete
  4. umm titip salam buat jervis ya, dari saya fandy anak palembang. waktu itu kami ketemu di jco di shanghai. titip salam juga buat martin dan ryan. regardz. . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohh, okee nanti saya sampein.. Anak Shanghai toh? Anak basket yah? Salam kenal ya, sering2 mampir :)

      Delete
  5. perpisahan memang menyedihkan :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup.. Never been good at saying good bye..

      Delete