Saturday, February 4, 2012

Oleh2 dari Singapura

Back in Suzhou again..

Susah banget mau update di Singapore, karena keterbatasan gadget dan koneksi internet. Nggak bawa laptop, jadi cuma mengandalkan koneksi internet dari SIM card atau wi-fi, tp ga bisa make a new post..

Singkat cerita, papaku menderita hepatitis A, dan tidak ada tumor di pankreas seperti yg ditakutkan sebelumnya. Seluruh keluarga besarku, which is benar2 besar, merasakan kelegaan yg teramat sangat. Kata2 pertama yg terlintas di pikiranku ketika kami menerima hasil pemeriksaan adalah, "Terima kasih, Tuhan!".

Papa adalah satu2nya orang tua yg kami punya di dunia ini setelah mama dipanggil oleh Tuhan. Bukan hanya di dalam keluarga intiku saja, tapi papa juga sangat berperan di dalam keluarga besarku. Papa juga lah yg merawat nenek.

Tapi syukurlah, apa yg kami khawatirkan tidak terjadi. Kami bersyukur, bahwa keinginan dan harapan kami masih sejalan dengan kehendak dan rencana-Nya.

Lewat kejadian ini, lagi2 aku belajar banyak. Aku diingatkan lagi bahwa tidak ada yg abadi. Betapapun aku menyayangi seseorang atau sesuatu, sebesar apapun aku membutuhkannya, tapi jika Tuhan menghendaki, maka aku harus mengembalikan pada-Nya. Kami sekeluarga jg diingatkan untuk tetap kuat dan bersatu di dalam menghadapi semuanya. Untuk ini, aku bersyukur aku memiliki banyak kakak. Kalau dulu sewaktu kecil, tiada hari tanpa berantem (yg selalu berakhir dengan air mataku dan omelan mama kepada kakak2ku), sekarang kami berempat telah dewasa, saling membantu dan menguatkan satu sama lain.

Aku senang, aku punya kesempatan untuk memberi semangat kepada mereka untuk tetap kuat dalam menghadapi cobaan kemarin. Karena, kalau bukan kita yg kuat demi papa, siapa lagi? Kalau kita nggak kuat, how was papa supposed to be strong? Dan, hanya dengan kuasa-Nya lah, pada akhirnya aku mampu menyingkirkan segala ketakutan dan pikiran2 negatif yg ada di kepalaku, dan menggantinya dengan pikiran2 positif, sehingga aku bisa kuat (secara mental) menemani papa selama di Singapura. Menemani papa ke Singapura kemarin bukan saja berarti ada yg menemani papa supaya dia nggak sendirian selama berobat di sana, tapi lebih dari itu, aku senang karena aku bisa menjalankan tugasku sebagai seorang anak, dan juga menunjukkan bahwa sebagai anak paling kecil, aku juga bisa diandalkan. Hey, yes, I've grown up! :) Kakak2ku telah menjaga papa selama di rumah, dan selama di Singapura, it was my turn.. Mungkin sebagai anak sulung, hal seperti ini adalah hal yg biasa atau terkadang bahkan bisa jadi beban. Tapi bagi anak bungsu sepertiku, bisa jadi anak yg bisa diandalkan dan "udah gede" merupakan hal yg "sesuatu banget", wkwkwkk =p

Selama di Singapura, aku banyak spent quality time sama papa. Si sela2 waktu lagi nunggu hasil pemeriksaan & ketemu dokter, kita jalan2 di Paragon & Takashimaya, daerah2 Orchard Rd sana. Seperti kata salah seorang teman papa di smsnya, "Kapan kamu terakhir kali jalan2 berdua sama Pipit (nama kecilku)?". Kalau dipikir2, iya juga yah, kapan terakhir kali aku nge-date berdua sama papa? Kayaknya waktu papa ke Suzhou tahun 2009 lalu deh. Kalau di Surabaya kan pasti ada buntutnya (baca: cc2) hehehe.. Kita juga doa bareng, wow, udah lama nggak doa bareng papa =)
Kita ngomongin banyak hal, mulai dari bercanda, sampai masalah masa depan. Ahh, kita bahas yg satu ini kapan2 saja.. Bukan saat yg tepat untuk galau sekarang.

Tiba juga saat aku & papa berpisah. Aku kembali ke Suzhou untuk menjalankan kewajibanku sebagai mahasiswi, dan papa pulang ke Surabaya, beristirahat untuk memulihkan kesehatannya.

Yah, begitulah "oleh2" dari Singapura. Terima kasih untuk semua teman dan keluarga yg sudah mendoakan papa. Banyak banget yg udah perhatian & doain papa, nanya2 perkembangan kesehatan papa setiap hari. We really appreciate it. Banyak yg sayang sama papa. Lagi2, Tuhan membuat akhir yg indah dari awal yg tadinya terasa amat sulit untuk dilalui. Kasih Tuhan tak berkesudahan. Yes, God is good all the time!

Get well soon ya, Dear Papa.. God bless you always! :)

2 comments:

  1. Ya ampun Syl, 我读的很感动呀! 原来是A型肝炎。。。 你和爸爸的关系一定很近。。 我和爸爸也一样。 如我爸爸倒病的话,我也一定很难过的。 谢谢天父他好了。

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, Nik, waktu denger dia sakit ampe perlu ke Singapura tuh aku bener2 takut & langsung pengen nemenin soale ga mau nunda2 lg..
      我们俩是爸爸的宝贝,哈哈哈。。
      对,谢谢天父他越来越好了。。

      Delete