Wednesday, July 25, 2012

Exploring China: Xi'An

Welcome back to "Exploring China" 2nd edition! LOL

Kali ini aku mau cerita tentang perjalananku ke Xi'An tahun lalu, bareng ama 2 temen, yaitu Melisa & Jovita.

Temen-temen pada tau Xi'An nggak? Terracotta tau kan? Yang ada di film The Mummy 3: Tomb of The Dragon Emperor itu lho, hehehe.. Nah, buat yang nggak tahu, Terracotta itu terletak di Xi'An, Shaanxi, China.

The Famous Terracotta Warriors

Liburanku ke Xi'An ini bisa dibilang mendadak banget, karena tadinya aku & Melisa pengen ke Jiuzhaigou, bukan Xi'An. Tapi karena kesibukan kita berdua dalam mempersiapkan ujian akhir semester yang rese-rese itu, kita nggak sempet prepare apa-apa. Mikirnya ntar aja abis kelar ujian, toh kita juga udah berpengalaman dalam backpacking gini, aku udah beberapa kali pergi jalan-jalan ke kota-kota lain tanpa ikut tour. Tapi ternyataa.. Harga tiket ke Jiuzhaigou mahal banget.. Jalan darat maupun jalan udara, dua-duanya sama-sama mahal. We didn't expect that. Padahal aku udah pengeen banget ke Jiuzhaigou, karena Jiuzhaigou masuk ke dalam daftar "places I must visit in China"-ku, dan ternyata kata-kata orang-orang, ke Jiuzhaigou itu memang mahal, karena itu tempat wisata yang bagus banget dan akses ke sana belum begitu mudah. Meskipun begitu, aku & Melle tetep aja ngerasa bersalah, kita mikirnya, kalo dari jauh-jauh hari udah plan & cari-cari tiket, siapa tahu kita bisa dapetin yang lebih murah? Karena terkesan maksa dan nggak matang persiapannya, dan ke Jiuzhaigou terlihat seperti perjalanan yang lebih ribet daripada ke kota-kota yang lain, akhirnya kita memutuskan untuk menunda impian kita ke Jiuzhaigou (sampai pada batas yang belum ditentukan =[ ).

Tiba-tiba Melle bilang, temen kita yang ada di Nanjing, Jovita (Jojo), ngajak ke Xi'An. Xi'An bagi Jojo adalah seperti Jiuzhaigou bagiku, hehe.. Dia udah lama pengen banget ke Xi'An. Setelah berpikir-pikir dengan masak, menimbang-nimbang dengan neraca pegas *apaan sih ini?!* akhirnya aku & Melle memutuskan untuk pergi ke Xi'An aja. Daripada liburan nggak kemana-mana, dari yang tadinya mau pergi ke Jiuzhaigou & mungkin Chengdu, masa berakhir menjadi liburan yang cuma-stay-di-dorm-doang? Lagipula, Xi'An adalah salah satu kota di Cina yang harus didatengin juga, karena Terracotta-nya itu (punya sesuatu yang nggak bisa dijumpai di kota-kota manapun), cuman aku nggak gitu tertarik karena aku lebih attracted to sceneries daripada tempat-tempat bersejarah, hehe..

Itupun termasuk hoki juga kita masih bisa dapet tiket ke Xi'An. Perlu diingat, teman-teman, kalo mau jalan-jalan di Cina, rencanakan dengan matang dari jauh-jauh hari, terutama masalah tiket dan akomodasi. Masalah ntar di sananya mau jalan-jalan kemana mah atur aja sendiri, sehari browsing di internet juga jadi. Masalahnya, this is China, negara yang penduduknya paling banyak di dunia. Semuanya serba bersaing di sini, termasuk kalo mau liburan, hahaha..

Untuk ke Xi'An, aku harus ke Nanjing dulu. Dari Nanjing, kita bertiga naik kereta ke sebuah kota kecil bernama Zengzhou untuk "transit", baru setelah itu bisa lanjut lagi ke Xi'An. That was the only way we could get to Xi'An. Nggak ada kereta cepet, nggak ada yang langsung nyampe juga. But, God bless China, yang punya fasilitas serba oke, murah meriah.

Me & Melisa
Keretanya kayak gitu. Nggak jelas sih, tapi kurang lebih keliatan kan kalo bersih dan kursinya cukup nyaman. Yang pasti, kereta di Cina nggak goyang-goyang dan berisik kayak kereta api Indo =P Paling-paling, berdoa aja nggak duduk deket orang lokal yang jorok, ewhhh...

Di Xi'An, kita nginep di Shuyuan Youth Hostel. Saran lagi, bagi kamu-kamu yang masih muda dan mau jalan-jalan dengan biaya yang murah, kemana-mana nginepnya di hostel aja. Aku nggak pernah nggak nginep di hostel selama aku jalan-jalan di Cina. Murah dan bersih kok. Kan kita anak-anak muda *ceileh* nggak butuh tempat penginapan yang bagus-bagus, yang penting nyaman & bersih, nggak gatel-gatel aps tidur dan nggak bikin nggak pengen mandi seminggu gara-gara kamar mandi yang jorok, hehe.. Meskipun banyak hostel yang kamar mandinya nggak di dalam kamar, tapi bukan berarti nggak bersih kok. Tenang, aku juga paling nggak bisa kalo kamar mandi jorok, tapi, so far, I survived! Hahaha.. Belum pernah dikecewakan sama hostel. Browse di internet aja, praktis banget. Liat review-review dari orang-orang tentang hostel tersebut, demi memastikan kepuasan kamu. International hostels tuh biasanya punya standard kok, makanya so far sih tidak mengecewakan. Keuntungan lagi dari tinggal di hostel adalah kita bisa nambah temen (sesama tamu di hostel tersebut), secara kebanyakan yang nginep di hostel tuh foreigners kayak kita. Dan resepsionisnya pasti bisa ngomong bahasa inggris, jadi nggak usah takut! Banyak juga info-info tentang tur lokal, spot wisata atau pertunjukan apa aja yang menarik di kota tersebut. So, highly recommended! Hehe..

Shuyuan Youth Hostel, Xi'An, ini lokasinya strategis banget. Deket buanget nget ngett sama City Wall dan pusat perbelanjaan kota (pedestrian street).

Bell Tower, salah satu tempat wisata di Xi'An yang kami lewati setiap harinya karena lokasinya yang sangat berdekatan dari hostel tempat kami menginap. Tinggal jalan sedikit lagi dan sampai lah di pusat perbelanjaan (pedestrian street) Xi'An.

Bell Tower at night

Bayangin benteng-benteng yang ada di film-film perang Cina jaman dulu. Udah? Sekarang bayangin sebuah kota dikelilingi oleh sebuah benteng yang berfungsi untuk melindungi kota tersebut. Udah? That's Xi'An. Sampai sekarang pun benteng tersebut masih dipertahankan, terkenal dan menjadi salah satu spot wisata yang bernama City Wall tersebut.

City Wall
Inilah benteng yang mengelilingi kota Xi'An. Cool, eh?



1. City Wall

Sebagai benteng yang mengelilingi kota Xi'An, City Wall bukan hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi masyarakat Xi'An, tapi juga menjadikannya sebagai tempat wisata yang wajib dikunjungi bagi turis yang datang ke Xi'An.

Me in front of the front gate of City Wall

Jadi, selain liat-liat dan foto-foto di City Wall, what else? Jangan sedih. Kita bisa menyewa sepeda di atas City Wall dan mengelilingi kota Xi'An dari atas benteng ini. Yang ini kita bisa langsung pergi dan explore sendiri, nggak perlu ikutan city tour segala.

Ada becak-becakan jaman dulu tapi kayaknya nggak disewain

Bersepeda pagi-pagi di atas City Wall, #sesuatubanget! Hahaha

Menggunakan istirahat hanya untuk berfoto, hihihi..

Hostel kami, difoto dari atas City Wall. Deket bangeett kan sama City Wall.. Depannya model bangunan Cina2 kuno gitu, keliatannya sempit, kecil, tapi dalemnya puanjaang ampe ke belakang boww.. *promosi*

It took us about 2.5 hours to go around the city, but we did it! Capek, berkeringat, lapar, tapi fun! :D



2. Terracotta

Kalo ke Xi'An nggak mengunjungi Terracotta sih, NGAPAIN KE XI'AN??!! Hahahaha..

Xi'An = Terracotta = Xi'An.

There are thousands of terra cotta warriors.

Terracotta ini masih dalam proses penggalian dan pembentukan/reparasi ulang, lho! Serius lo Syl, dari dulu ampe sekarang tuh masih dalam proses penggalian dan pembentukan?? Yup. Soalnya Terracotta ini kan tadinya terkubur dalam tanah selama ratusan tahun (yang selama masa pembuatannya telah memakan ribuan korban jiwa), makanya masih harus terus digali, dicari, dan patung-patung yang rusak-rusak itu dibenerin lagi, potongan-potongan badan yang masih bisa diselamatkan ditempelin lagi jadi satu. Bayangin! Bisa gila gue kayaknya kalo disuruh ngerjain begituan. Tapi proses ini nggak dilakukan sama sembarangan orang! Banyak ahli-ahli yang berbondong-bondong datang dari luar negeri untuk ngerjain proyek Terracotta ini. Whew!

Jujur, aku nggak terlalu gimana-gimana sama Terracotta. Juga nggak terlalu enjoy ampe gimanaa gitu pas ke museumnya. Tapi buat orang-orang yang demen sama hal-hal beginian, ini menarik banget. Temenku Si Cing2 girangnya bukan main waktu dapet tugas jadi tour guide ke Xi'An, sama girangnya kayak Si Jojo yang emang udah ngebet banget ke Xi'An, wkwkwk.. Di Terracotta ini nggak terlalu banyak foto-foto karena kalo nggak salah ada spot-spot tertentu yang nggak boleh foto (kalo nggak salah inget), lagipula tempatnya gelap gitu, males deh pokoknya =P Yang penting aku bisa bilang ke dunia bahwa GUE UDAH LIAT TERRACOTTA! Huahahaha..



Sebenernya masih banyak sih tempat-tempat wisata di Xi'An kalo kalian google, tapi kita nggak pegiin semua, cuman yang penting-penting aja. Bell Tower, misalnya. Karena udah keseringan lewat sana, akhirnya kita nggak tertarik untuk bener-bener masuk, cuman lewat pinggir-pinggirnya dan menikmati keindahannya pas malem aja udah cukup buat kita, hahahha.. Sore-sore ato malem setelah seharian jalan-jalan, kita biasanya jalan-jalan di pedestrian street, mentok-mentoknya makan. Nggak belanja, karena barang-barangnya bisa kita temuin di Suzhou dan Nanjing.

Karena nginep di hostel, kita jadi tahu bahwa di Xi'An ada sebuah pertunjukan yang juga nggak boleh dilewatin, yaitu Tang Dynasty Show. Pertunjukan ini adalah sebuah pertunjukan seni, yang kebanyakan adalah tarian dan musik dari Dinasti Tang. Untuk nonton pertunjukan ini kita musti booking tiketnya. Nah, di Shuyuan Youth Hostel ini kita bisa booking tiket, udah termasuk sama fasilitas anter-jemput dari dan ke tempat pertunjukannya.

 

Kita sukaa dan enjoooyy banget nonton pertunjukan ini, terutama buat aku yang suka nari en pernah beberapa tahun menarikan tari-tarian tradisional Cina di sanggar cici sepupuku, dan Jojo yang pemain kecapi. Bagus bangeet.. Lebih enjoy nonton Tang Dynasty Show daripada Terracotta, wkwkwk..



Kita bertiga termasuk sangat beruntung, karena pas kita di Xi'An, kebetulan banget lagi ada World Agricultural Expo! World Agricultural Expo ini konsepnya sama kayak Shanghai World Expo 2010, yaitu tiap-tiap negara membuat sebuah bangunan yang dalemnya berisi informasi-informasi tentang negara yang bersangkutan. Ajang show off dan promosi negara lah.. Tapi bedanya, World Agricultural Expo ini konsepnya adalah dengan bikin taman.

Taipei, Taiwan

The Philipines

Germany

New Zealand

Mungkin kalian liat, itu aku lagi naik sepeda. Yup! Di expo ini kita juga bisa sewa sepeda! Jadi kita bisa muter-muterin seluruh area expo naik sepeda. Kalo mau turun jalan-jalan juga bisa, ada tempat parkirnya, nanti kalo mau pake tinggal diambil lagi.

Dikasih peta seluruh area expo, jadi kita tinggal tentuin mau kemana, trus explore sendiri deh! Bener-bener kayak berpetualang naik sepeda, hahaha..

Kalo mau liat foto-foto lengkapnya, buka INI aja ya..

Gimana nggak ngerasa hokii.. Pas ada World Expo, diadainnya di Shanghai. Aku pergi tiga kali (karena beda ama World Agricultural Expo yang bisa diabisin cuman dalam waktu sehari, World Expo nggak akan habis dikunjungi semua bahkan kalo kita pegi selama seminggu!) ampe jadi item banget kulitku waktu itu, ampe udah disuruh luluran saking itemnya, wkwkwwk.. Ehh, pas ada Agricultural World Expo, kok ya pas kita lagi di Xi'An, hihihi..



Begitulah kisah liburanku di Xi'An.. Kita stay di sana selama 3 hari. Cukup kok, nggak perlu lama-lama. Trus, karena nggak dapet tiket, kita pulang ke Suzhou naik kereta yang pelan, selama kurang lebih 20 jam!! Tapi sekali lagi aku bersyukur bahwa meskipun keretanya yang kelas bawah, tetep aja, lumayan bersih.. Paling nggak enaknya ya bangkunya aja, nggak seempuk kereta kelas yang di atasnya, ama nggak bisa tiduran karena kereta tidurnya udah ludes tiketnyaa >.<

Kesanku selama di Xi'An: it felt like going to a cycling vacation!!! Berasa tiada hari tanpa sepedaan di Xi'An, dan aku sungguh amat sangat berterima kasih sama Tuhan dan sama diriku sendiri yang selama tahun-tahun awalku di Cina sudah mau berusaha untuk BELAJAR NAIK SEPEDA. Ya, aku baru bisa naik sepeda setelah aku ke Cina =p Coba kalo aku nggak bisa sepedaan??? Selama di Xi'An kayaknya aku bakalan cengo en garuk-garuk tanah doang deh, huahahaha.. So, buat temen-temen yang nggak bisa sepedaan....... Jangan ke Xi'An! Hahaha.. Nggak lah, paling ya nggak bisa sepedaan ngelilingin City Wall aja kok, hehe.. Kan Agricultural World Expo-nya udah nggak ada..


Xi'An, sebuah kota berkembang yang masih menjaga keindahan dan kelestarian budaya Cina kuno..




Sources of pictures:
Google
http://onlinechinatravel.com
http://topchinatravel.com

5 comments:

  1. Thank you reviewnya...udah dibookmark dan dicatet untuk panduan kalo suatu hari gua ke sana, hehehe... Abis baca review lu, gua jadi lebih memantapkan hati untuk ke sana...dan ya, untungnya gua udah bisa naek sepeda, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa, senangnya kalo postingannya berguna, heehehe..
      Oiya satu lagi, kalo pegi pas summer jgn lupa bw sunblock yak, haha..

      Delete
  2. liat foto2 di awal, jadi ingat film silat zaman dulu, hahahahaha.

    emang ya Syl, foto2 tu acara wajib :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, bener kann.. Tuh bentengnya orisinil bangeet.. *Lah emang aseli dr jaman itu kok, gimana ga orisinil, wkwkwk*

      Yoiii, kalo jalan2 ga foto2 mah mending gausa jalan2! #lohh =D

      Delete
  3. qifty.blogspot.comJanuary 15, 2014 at 1:23 PM

    Dear Sylvia,

    Salam kenal, mungkin kalo dirimu sudah ke Jiuzhaigou boleh dong, minta ancer2 biaya diluar tiket pesawat yaa.
    trus nginepnya dihostel apa gituw? coz aku & suami pengen banget ke sana trus lanjut ke Xi'an dan Huasan.
    secara aku gak bisa bahasa mandarin, mungkin sylvia ada temen didaerah sana yg bisa bantu2 kita...hehehehe..namanya juga usaha yaaa..bole dong.

    Makasiy yaa untuk bantuannya.

    Salam

    Kifty

    ReplyDelete