Thursday, December 5, 2013

Day 4: Yang Ganteng2 dan Cantek2

Aloha!

Sebenernya aku pengen nulis sesuatu yang serius dan berat, tapi masih belum sempet selesaiin (udah nulis dikit & disimpen di draft, hehehe). Aku kemarin baru pulang dari Bali untuk pelatihan BLS (Basic Life Support) selama dua hari, sekarang masih agak capek2 gimana gitu en banyak deadline yang lain yang harus diselesaikan sebelum aku cabut lagi ke Bali selama 9 bulan ke depan.

Jadi sekarang bikin 20 Days Blogging Challenge Day 4 aja ya, hihi.. Temanya adalah tentang 5 Artis Favorit dan alasan.

Hmm.. Kalo actor/actress (pemain film) sih aku ga ada particular favorit yang ampe gimana banget, jadi mungkin aku perluas aja jadi "Celebrity" aja kali yah? Boleh kan? Boleh lah yah *maksa* =P Maksudnya, Celebrity itu luas, pokoknya orang terkenal, ga harus pemain yang akting di film. Hehehe..

1. Michael Owen & Steven Gerrard
Anybody knows them? Buat yang gibol - gila bola - I'm sure you know these lads. Alasan aku suka sama mereka adalah karena mereka itu cinta pertamaku di sepak bola, hahaha.. Terutama Michael Owen. Jadi kalo ngomongin orang terkenal yang aku suka, pasti ga bisa lari dari mereka :D

Nih ya aku tunjukin tampang mereka yang ganteng2 <3<3<3

Michael Owen:


Mantan pemain (striker) Liverpool, Real Madrid, Newcastle United, Manchester United, dan Stoke City, juga pemain England. Sayangnya dia baru pensiun tahun ini, hiks :( Dia juga bintang iklannya jam tangan Tissot. Ganteng kaaann? <3333 Baby face banget mukanya :DDD

Steven Gerrard:


He may not be as handsome as Owen, but he is an amazing person. Loyal midfielder and fantastic captain of Liverpool FC.

Owen & Gerrard ini pernah bareng2 maen di Liverpool & England, dan saat2 itu adalah saat2 terindahku menonton sepak bola, hahahaha..My 2 fave players playing together, jadi bisa liat mereka berdua dalam satu pertandingan ^__^

Mereka udah temenan dari kecil lohh, karena sama2 di Liverpool.




Mau se-tim apa nggak, tetep friends forever, hihihi..

2. Emma Watson
Siapa yang nggak setuju kalo Emma Watson cantiknya pake banget? Dari kecil udah keliatan cantik banget pas pertama kali dia muncul as Hermione Granger. Dan tuh anak makin lama makin cantik aja. Yang aku suka dari dia, cantiknya itu nggak sekedar cantik yang membosankan, melainkan cantik yang high class bangett..
Cewek aja bilang dia cantik bangettt



Emang susah ya buat orang cantik untuk jadi jelek. Mau diapain aja juga tetep cantik, haisss..

3. Agnes Monica
Selebriti dalam negeri favoritku nih! I love her because she is so very talented. Nggak cuma suaranya yang bagus, tapi dance-nya juga keren. She got it all. Suaranya khas, begitu denger langsung tau kalo itu suaranya AgMon. Lagu2nya juga susah buat dinyanyiin, butuh teknik bagus. Dance-nya aku suka banget karena dia tuh beneran nge-dance - dancing with power, not only moving her body. Mungkin banyak yang bisa nyanyi sambil nge-dance, tapi yang dance-nya sekeren dan se-powerful Agnes, NGGAK ADA lagi di Indonesia selain dia.


Banyak yang bilang Agnes sombong dll, tapi itu nggak bikin aku jadi nggak suka ama dia. Ya masih manusiawi sekali kalo emang Agnes itu beneran sombong, lha wong dia emang punya banyak yang bisa disombongin. Orang2 lain yang nggak punya yang disombongin aja bisa sombong kok, kok dia nggak boleh, ya nggak? Manusia nggak ada yang sempurna. Dan dia bisa sampe pada saat ini emang karena dia kerja keras banget dari kecil, nggak tau2 instan aja langsung sukses. She is perfectionist and professional, maybe that's why she looks a bit arrogant. Maybe. Tapi apapun itu, tetep nggak bisa dipungkiri bahwa she is the most successful young Indonesian singer.


4. Christian Sugiono

Do I really have to tell you why I like this guy?? One word: GANTENG! Hahahahaha.. He seems nice and kind, too.. Lucky Titi Kamal!

Hmm.. Nggak kepikiran lagi someone specific. Pokoknya kalo cewe, aku suka yang cantiknya classy2 ala Emma Watson gitu, contohnya lagi Keira Knightly. Kalo cowo, sukanya yang ganteng2 tapi terlihat ramah, murah senyum, dan family man kayak Bang Tian, huahahaha.. Percuma kalo dia ganteng tapi attitude-nya nggak bagus, pasti aku nggak akan suka ampe gimana2 banget. Yups, buat aku attitude nggak cuma buat kriteria pacar/calon suami tapi juga buat idola, hihihi..

Tuesday, November 26, 2013

Shuffle.. Shuffle..

Music is part of our lives. Nggak ada yang bisa lepas dari musik. Aku selalu berpendapat bahwa nggak ada orang yang nggak bisa nyanyi. Kalo orang itu bisa bicara, pasti dia bisa nyanyi. Bukan nyanyi bak diva-divo gitu maksudnya, tapi nyanyi yang sekedar keluarin suara sesuai dengan irama, nggak peduli fals apa engga, yang penting yang nyanyi enjoy. Atau cuma sekadar menggumam.

Aku? Nggak usah ditanya deh. Mandi, nyanyi (tapi nggak setiap kali mandi pasti nyanyi juga), di mobil, nyanyi (ampe ccku suka pusing dengernya :DDDDD), kumpul2, nyanyi, memuji Tuhan, nyanyi juga pastinya.

Bahkan dulu tiap kali mau bobo harus sambil dengerin lagu. Jadi, laptopnya aku biarin nyala sambil muterin playlist "bobo", trus aku tidur deh, biarin laptopnya ntar mati sendiri kalo playlistnya udah habis. Nggak matipun juga nggak apa.

Dulu up-to-date banget sama lagu2, karena waktu di Cina suka karaoke-an ama temen2, ampe udah ada gank-nya sendiri, kalo karaoke personilnya ya itu2 aja.

Tapi dengan sedih sekarang saya menyatakan bahwa saya cupu banget soal lagu2 baru. Nggak tau banyak lagu2 baru lagi. Entah kenapa soalnya sejak di Indonesia, aku jarang "me-time" (quality time with myself) sambil muter playlist gitu.

However, that doesn't stop me from singing & loving music. Dan karena topik blogging challenge Day 3 adalah menyebutkan 10 lagu yang muncul waktu playlist di-shuffle, I did that & here's the list:

1. I'll See You Again (Westlife)
Lagu ini sediihh banget, tentang perpisahan dengan orang yang dikasihi untuk selamanya. Pas banget didengerin waktu lagi kangen sama mama. "I'll see you again.. You never really left.." :')

2. Wreck Ball (Miley Cyrus)
I'm not a fan of her. Tau lagu ini karena kemarin emang lagi booming. Aku iseng2 dengerin di Youtube & ternyata enak juga. Suara Miley di sini gimanaa gitu, pesannya nyampe banget, berasa ikutan sedih :D

3. One More Night (Maroon 5)
One of my fave band. Lagu2nya nggak diragukan lagi, enak2. I fell in love with this song right away, because of its beat. Kan udah reflek badan ini gerak kalo dengerin lagu2 kayak gini :P Bahkan ponakanku yang masih umur 17 bulan juga suka & langsung joget kalo denger lagu ini. Emang like auntie like nephew =P

4. Little Things (One Direction)
Lagu ini sooo sweet banget menurutkuu.. Karena isinya bener banget. Us girls love to complain about ourselves, padahal orang lain liatnya beda. It's kinda difficult for us to love ourselves. And this song is about someone who loves everything about you, even things you always complain about. Ada cewe2 yang setuju di sini? Hihihi..

5. Just Give Me A Reason (Pink ft. Nate Ruess)
Siapa yang ngga tau lagu ini? Lagu ini booming banget beberapa bulan yang lalu, dimana2 diputer, semua orang pada nyanyiin covernya di youtube. Emang enak sih lagunya. Tapi nggak berharap banget liriknya jadi kenyataan >.<

6. Ku Yakin Cinta (D'Cinnamons)
Band Indo favoritku! Punya semua lagunya, dan ini salah satu lagu terfavorit, hehehe..

7. Tuhan Ku Rindu
Lagu yang paling pas buat sate ato kalo lagi rinduuu bangett sama Tuhan.. Kata2nya duhh..

8. Still
Lagu kesukaan pas di choir gereja di Suzhou dulu.. Reminder banget di saat lagi ada masalah.

9. Inspirasi Sahabat (Kotak)
Tau lagu ini setelah nonton filmnya Bangun lagi Dong Lupus. Ost-nya enak2 lohh! Aku suka semua :D

10. Beautiful In White (Shane Filan)
Lagu favorit sepanjang masa - selain Nothing's Gonna Change My Love For You. Lagunya keren, penyanyinya vokalis favorit dari jaman SD pula ^__^

Yak, begitulah isi playlist-ku kalo di-shuffle. Lagu barat, rohani, indo, ada semua, yang ga muncul sama sekali lagu mandarin nih, haha.. Kalo dangdut or keroncong sih emang ga ada :P

Monday, November 25, 2013

When God Gives More Than You Ask For

Lanjutan dari When God Wants Us To Wait.

Rasanya hari itu nggak bakal terlupakan.

Sejak belajar nyetir beberapa bulan yang lalu, aku punya kegiatan baru (hampir) setiap pagi, yaitu nganter ccku. Aku udah bisa nyetir, lho! *sekilas info nggak penting yang buatku penting banget, hahaha*
Aku nggak bawa HP karena mikirnya, nggak bakalan lama, palingan cuman setengah jam, dan biasanya yang nyariin aku pagi2 gitu ya cuma my dearest CP buat greet me good morning, hihihi *blush* Waktu itu dia udah lagi prepare for work, jadi yaudah, kutinggal lah HP-ku di kamar.

Nggak taunya, rupanya pagi itu memang bukan pagi yang "biasa". Waktu aku pulang, udah ada 3 missed calls dan semuanya dari Udayana! It'd been the most wanted call for months! Langsung aku telepon balik sambil deg2an. Kira2 ada berita apa yah ini? Good news or bad news? >.<

"Halo, selamat pagi," sapa wanita di seberang.

"Halo, saya Sylvia dari Surabaya, barusan ada yang menghubungi saya ya?" tanyaku.

Setelah menanyakan nomor HP-ku, dia menjawab, "Oh, betul Dok, dari bagian PSPD (Program Studi Pendidikan Dokter). Sebentar, saya sambungkan ya."

"Terima kasih."

Deg2an menunggu. Selama beberapa bulan ini aku memang berurusan sama bagian PSPD Universitas Udayana, dan baru kali ini mereka yang menghubungiku duluan. Biasanya aku yang rutin nelponin mereka :P

"Halo, dengan dr. Sylvia?" suara di seberang berganti pemilik, tapi tetap dengan jenis kelamin sama.

"Iya, Bu, barusan telepon saya ya?"

"Iya. Dokter sedang mengajukan adaptasi di Udayana, bukan? Adaptasinya mulai Januari ya Dok. Tapi nanti antara tanggal 18-22 November ini Dokter ke sini dulu ya untuk ketemu Ketua PSPD-nya. Nanti dijelaskan detilnya, dan sekalian Dokter cari kost2-an, karena awal Desember sudah mulai pelatihan."

Setelah mencerna kalimat2 yang barusan dilontarkan oleh Ibu tersebut, dan sambil menahan excitement, aku menyahut, "Oh gitu.. Baik, Bu, nanti saya kabari lagi ya saya ke sana kapan. Terima kasih, Bu."

Begitulah kira2 percakapan singkat pagi itu. Percakapan singkat di telepon yang membuat hariku tak pernah sama lagi. I was so excited!!!

Langsung berdoa syukur ke Tuhan dan ngabarin papa & CP :D Trus langsung hectic nyari tiket PP Surabaya-Denpasar.

My life was turned upside down. Dari yang menanti tanpa kejelasan nasib, sampai tiba2 waktuku di "kampung kelahiranku" ini cuman tinggal 2 minggu. Rasanya enak banget yah mereka, maenin hidup orang kayak gitu. Dipikir ga ada kerjaan lain kali ya selain nungguin kabar dari mereka gitu.. Apalagi di saat aku udah nemuin kerjaan yang enak & I'm enjoying my life and my job. Rasanya kayak naik roller coaster. Planning hidup berubah drastis, apalagi aku adalah tipe planner, jadi ketika ada perubahan mendadak gini, aku harus langsung siapin plan lain.

Well, tapi mungkin Tuhan berkata lain. Dan aku memutuskan untuk tetap bersyukur sepenuhnya atas apa yang Tuhan sudah berikan buatku. Udah minta2 selama berbulan2, waktu dikasih kok masiihh aja tetep ngeluh, rasanya nggak tau diri banget ya aku sebagai manusia >.<

Maybe now is the time. Not last month, not the month before, but NOW. Maybe I wasn't ready. It wasn't time yet.

Tuhan menyuruhku untuk menunggu, supaya aku bisa belajar banyak hal. Kalo aku nggak menunggu, nggak akan ada postingan yang sebelum ini. Imanku nggak bertumbuh. He wants to teach me and He works in many ways and uses other people. Kalo Tuhan langsung kasih kesempatan ini tanpa menyuruhku untuk menunggu, sukacitaku mungkin nggak sebesar ini. Rasa syukurku pun mungkin nggak sebesar ini. God wants me to really lean on Him, telling me that things don't work MY way, but HIS way.

Ketika aku menunggu, aku jadi bisa melakukan banyak hal. Aku ketemu banyak orang baru, I make friends with them and learn from them. Aku bisa bekerja, dapet pengalaman ngajar, dan jadi deket sama anak2, just like I always like and want. Tuhan mempertemukan aku sama anak2 yang baik2 & nice (meskipun kadang mereka nggak nice2 banget alias nakal, hahaha) dengan orang tua yang baik2 juga. Aku jadi bisa deket sama pacar lebih lama sambil memperkuat hubungan kita, sebelum diuji sama Tuhan lewat jarak yang semakin lebar memisahkan :D

He asked me to wait, maybe because He'd not done with me yet in Surabaya.

See? Di dalam Tuhan, nggak ada yang namanya worse atau the worst. He always gives the best! Aku berharap Maret, tapi Tuhan kasih lebih cepet. Memang keliatannya timingnya kurang pas, karena aku jadi harus ninggalin murid2ku padahal belum lama aku mulai ngajar mereka, dan di saat aku udah mulai enjoy & deket sama mereka. Tapi mungkin Tuhan nggak mau aku jadi terlalu nyaman trus jadi nggak menyelesaikan pendidikan dan karirku di bidang kedokteran. Apapun itu, kita memang nggak akan bisa sepenuhnya mengerti rencana Tuhan. Tugas kita hanyalah percaya, take chances, and let Him guide.

"Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be terrified; do not be discouraged; for the Lord your God will be with you wherever you go." -Joshua 1:9

So... Next week, I'm going to Bali and staying for three days untuk pelatihan. Abis itu aku masih balik lagi ke Surabaya selama 10 hari, baru abis itu tinggal di Bali seterusnya selama kurang lebih 9 bulan. Again, bittersweet. Pengen cepet2 mulai dan selesaiin adaptasinya, tapi juga ngga pengen pisah apalagi sama pacar =P

Please pray for me so that everything will go well yaaa.. I'll update again soon.

Have a nice day and God bless! :)

When God Wants Us To Wait

As you, my loyal readers, all know, I've been waiting for an answer to my prayers and the end of my waiting process. It's been a few months now, and starting from early October, I stopped hoping that it would happen this year.

Menunggu dan menunggu. Oh, trust me, I hate waiting. Apalagi kalo yang ditunggu itu adalah sesuatu yang nggak pasti.

I've been waiting, praying, and asking what God wants from me. What God's plans are for me. Waiting has always been an uneasy stage for me :(

Ketika kita set hope too high - baik terhadap sesuatu atau seseorang - dan kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita, kita bakal kecewa banget. Iya apa iya? :p
Makanya, ada kalimat, "hope for the best, but prepare for the worst". That's me. Aku akan berharap yang terbaik, tapi ketika harapan itu sepertinya tak kunjung datang ato terealisasi, aku akan prepare for the worst. Why? Tentu saja supaya aku nggak kecewa terlalu berat. It's to protect myself from hurting.

Mulai Oktober kemarin aku memutuskan untuk nggak set my hope/target too high. Aku memutuskan untuk berdoa dan "ngarep" bahwa proses adaptasiku bakalan mulai taon depan aja, at least Maret 2014. Aku memutuskan untuk benar2 bersabar dan enjoy doing other things sampe Maret 2014. Maksudnya bersabar adalah menunggu dalam "diam" dan doa, tanpa usaha untuk nelponin pihak universitas lagi (karena kemarin2 itu aku udah berkali2 nelponin mereka, paling nggak seminggu sekali, ampe mereka udah bosen kayaknya). Memutuskan untuk menunggu tapi nggak sepenuhnya menggantungkan hidupku pada "harapan untuk segera memulai adaptasi" semata. That was why I decided to find a job while waiting. Kalo Maret itu aku belum dapet kabar apa2, baru deh memikirkan "tindakan" selanjutnya.

Kurang lebih 2 minggu yang lalu, aku liat Anie share di Instagram link2 blog yang dia suka kunjungi (and one of them is mine, thank you Darla :D). I've known some - karena aku juga follow blog mereka, some I didn't.

Dan aku menemukan 2 blog yang isinya bener2 teach me something.

Yang pertama, I found "Faith, Hope, and Love". Setelah blog walking di sana selama beberapa saat, tibalah aku pada sebuah kalimat yang sangat2 menohok: "The world says, "Hope for the best but prepare for the worst" or "Don't hope so much so that you won't be disappointed when it doesn't happen." But what do you think God would say about that?" *JLEB JLEB JLEB!*

"Trust in The Lord with all your heart and lean not on your own understanding; in all your ways submit to Him, and He will make your paths straight." -Proverbs 3:5-6

Double JLEB! Proverbs 3:5-6, one of my all time favourite bible verses.

Buat Tuhan, nothing is worse or the worst. Buat Tuhan, semuanya better or the best. God knows the best, remember? Jika Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan, if God doesn't give you what YOU think is the best for you, then it's NOT. He ALWAYS gives the best.

Yang kedua, I found "Spiritually Single". Di blog post terakhirnya judulnya adalah "When God Makes You Wait". Dari judulnya aja udah pas banget. Begitu buka blognya, udah langsung mikir, "Gila, ini gue banget!".

Buka dan baca sendiri deh. It's a good reminder for us in times of waiting. Waiting for God's perfect timing.

Tuhan bisa aja langsung mengabulkan doa kita right here right now, right in the moment when you're praying and asking for it. Ya, tentu saja Dia bisa! Nggak ada yang mustahil bagi-Nya. But He doesn't. It doesn't always work that way. Instead, He waits. He asks us to wait. Bahkan Tuhan menyuruh tokoh2 dalam Alkitab untuk menunggu. Orang2 yang imannya pada Tuhan sudah teruji. Tapi Tuhan terus menguji kesetiaan mereka. Bukan hanya setahun, dua tahun, tapi sampai berpuluh2 tahun lamanya. Padahal Tuhan bisa mengadakannya saat itu juga. Padahal semakin lama Tuhan tidak mengadakannya, semakin buruk keadaan yang harus mereka alami. Tapi Tuhan tetap menunggu. Menunggu hingga menurut-Nya, "It's time".

Triple JLEB!

Baru disuruh nunggu beberapa bulan aja udah uring2an. Udah ngomong kalo imannya lagi diuji. Udah mempertanyakan rencana Tuhan. Udah ngomong "I hate waiting". Padahal kemarin2 Tuhan udah jelas2 menunjukkan bahwa "He makes everything beautiful in His Time". He asks us to wait but it's always worth the wait.

Inilah salah satu alasan utama aku nge-blog. How blogs can bless, reach and touch people's hearts. People we've even never met. We are constantly reminded by our cyber-sisters/brothers-in-Christ through their writings.
That's what my biggest hope for my blog is. To share my thoughts and experience, what I've learned in life, and hopefully, to bless everyone who reads it.

Mulai sekarang, nggak ada lagi yang namanya "Hope for the best but prepare for the worst". In God, everything is the best :')

Memang ya, kalo nggak dikasih "ujian", kita nggak akan belajar. Kalo Tuhan langsung kasih semuanya right in the moment when we ask it from Him, kita bakal jadi anak yang manja. Tinggal merengek sama Papi, langsung deh dikasih. Kapan dewasanya kalo kayak gitu?
Tapi kalo Tuhan menyuruh kita untuk menunggu, kita jadi bisa belajar banyak bahkan hanya dari satu hal saja. We will embrace it more when God gives it to us. We won't take it for granted. Thus, we grow in Jesus Christ.

..to be continued.. ;)

Thursday, November 21, 2013

Blogging Challenge: Day 2

Untuk hari kedua challenge ini, topiknya adalah tentang hobi.

Ngomongin hobi.. Aku punya banyak hobi:

1. Nari

Dari banyak hobiku, yang paling aku suka ya nari. Sejak umur 4 tahun aku udah mulai nari. You can say that dancing is my passion, actually. Dancing is part of my life. Begitu denger lagu, badan ini udah goyang secara refleks/otomatis :p Nari aliran apa aja aku suka, nggak ada batasan genre. Ballet, modern dance, hip hop, cheerleader, kontemporer, tarian daerah, waltz, sampai tarian daerah Negeri Tiongkok pun semuanya pernah aku tarikan. Sepertinya sih turunan dari mama, karena mama dan kakaknya juga suka nari, bahkan adik2 nenekku pun nari :p Makanya aku dan kakak sepupuku juga cinta menari. Sayangnya, papaku nggak begitu suka aku nari. Jadi aku sekarang udah ga pernah nari lagi :( Padahal dari kecil aku suka ikut lomba nari dan pentas2 di pesta pernikahan orang. Sampai waktu kuliah pun, aku masih aktif nari di acara2 kebudayaan ato kegiatan2 kemahasiswaan. Namanya emang passion ya, jadi emang ga bisa "kabur" dari dunia menari itu. Tapi berhubung sekarang aku harus konsen di dunia kedokteran, mikirin karir dan masa depan secara serius, akhirnya aku udah ga ada waktu lagi untuk terjun lagi di dunia tari. Sediiihh banget, dan masih sering kangen nari, tapi ya mau gimana lagi. Life must go on.. Cepat atau lambat emang harus stop dari dunia tari, karena sepertinya nggak mungkin kalo udah nikah dan punya anak masih bisa terus nari, apalagi pentas2 gitu.. Sedih, tapi apa mau dikata.

TV show favorit!


2. Nyanyi

Siapa sih yang ngga suka nyanyi, ya kan? Paling nggak jadi penyanyi kamar mandi, hahaha.. Selain jadi penyanyi kamar mandi, aku juga suka ikut paduan suara dari SMP, pernah juga ikut vocal group, bahkan pernah diajuin sama guru musik sekolahku untuk ikut lomba nyanyi, tapi ga menang, huahahaha.. Tapi waktu itu aku nyanyinya di depan mama sambil nyanyi lagu "Bunda", dan mama bilang bagus :') Nyanyi emang cuman sebatas hobi, dan semoga nggak menyiksa orang2 yang mendengarnya, hahahaha..


3. Menulis

Dari kecil emang suka ama bahasa & nulis. Udah sering bikin puisi dan cerpen2, walaupun nggak pernah sekalipun dimasukkin ke majalah. Hobi ini pun diturunkan oleh mamaku. Karena suka nulis, makanya ga heran kalo bikin blog, ya ngga? Hehehe.. Kalo di hati lagi ada yang pengen diungkapin, paling enak ya bikin puisi. Tapi jarang pake bahasa2 yang terlalu puitis, apa yang ada di hati dan pikiran langsung aja dituangin dalam bentuk tulisan, dan, voila! Jadi deh puisinya. Kalo mau liat beberapa puisiku, bisa diliat di blog ini dengan label "poem".


4. Membaca

Hobi banget baca buku, baik yang bergambar, berwarna, maupun yang isinya cuma tulisan doang, kayak novel2 gitu. Pengarang Indonesia favoritku adalah Mbak Dewi Lestari (Dee), dan novel Indonesia favoritku tentu saja karangan Dee, yaitu Perahu Kertas. Harry Potter dan Twilight, aku ga pernah absen dari buku pertama hingga yang terakhir :D Tapi sekarang jadi lebih suka baca e-book, karena e-book ga buang2 tempat dan kertas, ga menuh2in lemari, hehehe..


5. Nonton

Hobi nonton, apalagi film2 yang pake efek suara dan gambar yang keren, wajib ditonton di bioskop! Kalo yang drama2 gitu cukup nonton dari DVD ato download dari internet :p Demen juga nonton film horror, tapi takut. Tapi meskipun takut, tetep penasaran dan pengen nonton, hahahaha.. Repot deh. Tapi walaupun aku suka nonton, aku ngga suka kalo nonton film yang sama lebih dari 1x. Kalo aku mau nonton film itu lagi, berarti aku suka banget sama film itu, atau berarti orang yang nonton sama aku itu spesial banget buatku, hihihi..


6. Travelling

Pada dasarnya, aku memang bukan orang rumahan =P Aku suka travelling apalagi melihat2 pemandangan atau ke tempat2 yang bagus, pokoknya tujuan utama aku travelling bukan untuk shopping. Suka sih shopping, tapi lebih suka sightseeing. Sightseeing nomer satu, shopping nomer dua. Yang paling bagus ya kalo travelling bisa sightseeing DAN shopping, hahahaha *semua juga mau kalee*

Tempat paling favorit adalah pantaiii.. I love beaches. Kalo udah ke pantai, ga peduli takut item deh. Paling ntar kalo udah gosong kulitnya baru stress, wkwkwkwk.. Ke gunung juga suka, ke hutan juga demen. Basically aku suka petualangan, jadi kemana aja ya ayok aja. Asal nggak cuma liat2 kuil2 yang membosankan, yang dimana aja bentuknya ya gitu2 aja.
So far sih aku baru pernah ke Singapura, Hongkong, dan Cina, meskipun pas di Cina udah muter2 ke banyak kota. Tapi masih ada beberapa kota di Cina yang ampe sekarang masih belom kesampean ke sana. Gila, Cina kan gede banget bok, trus tiap kota juga beda2. Kalo dalam negeri juga palingan ke Jakarta, Bandung, Bali, ama pertengahan tahun 2013 kemarin ke Luwuk di Sulawesi.

Daftar tempat2 yang pengen aku kunjungi:
a. Eropa:
- Inggris (dan kalo ke Inggris harus ke Liverpool & Anfield!)
- Paris
- Vatikan
b. Indonesia:
- Raja Ampat
- Belitung
- Bunaken
c. Cina:
- Zhangjiajie
- Jiuzhaigou
- Shangrila

Tempat2 tersebut adalah yang pengen BANGET aku kunjungi, tapi tempat2 lain juga ga nolak kalo ada kesempatan buat ke sana, hahaha.. Namanya juga hobi :D


7. Scrapbooking

Awal suka scrapbooking karena terinspirasi oleh seorang blogger yang teramat kreatif (Sarah Paulson). Pertamanya nyoba2 aja, karena aku suka mengabadikan moment spesial dan bikin sesuatu yang spesial untuk orang2 yang spesial pula - sambil berharap bisa bikin scrapbook pages sebagus punyanya Ci Sarah ini. Lebih tepatnya digital scrapbook, karena lebih simpel dan murah, hehe.. Tapi susahnya adalah kadang suka kehabisan ide, karena pada dasarnya aku bukan orang yang kreatif2 amat. Nilai seni yang tinggi dalam diriku palingan ya cuman nari, hahaha.. Meskipun begitu, aku tetep suka bikin digital scrapbook, dan akan terus berusaha mengasah dan memunculkan sisi kreatif dalam diriku :D


See? Hobiku cukup banyak ya. Sebenernya kalo mau dipanjangin lagi daftarnya sih masih bisa. Fotografi, masak, nongkrong ama temen2, shopping, maen sama anak kecil, jadi tempat curhat temen, hahahaha.. Tapi karena sepertinya aku nggak gitu berbakat dalam bidang fotografi, sedangkan pacarku sepertinya lebih berbakat, jadi mendingan aku pindah hobi jadi modelnya dia aja deh, wkwkwkwk :P Sekarang beralih profesi jadi fotografer keponakan yang lagi lucu2nya, hihihi..

Rata2 orang emang punya banyak hobi, yaitu apa yang kita suka lakuin di waktu senggang. Tapi, di antara sekian banyak hobi2 tersebut, pasti ada satu/dua yang porsinya lebih gede di hati kita dibanding yang lain. Dan menurutku, itu termasuk passion kita. Makanya aku bilang di atas, bahwa dancing is my passion.

Jadi, apa passion-mu? ;)


Picture courtesy: Google

Friday, November 15, 2013

Blogging Challenge: Day 1

Halo teman2! :)

Kalo nggak bisa tidur, biasanya kalian ngapain aja?

Kalo buat aku, kalo nggak bisa tidur tuh paling enak ya guling2an (tiduran) di atas ranjang sambil baca2 sesuatu. Baik itu baca buku, e-book, maupun browsing di internet. Yang asik lagi ya baca2in blog. Blog2 kalian memberiku banyak berkat dan inspirasi loh!

Dan inilah salah satu dari malam2 dimana daku tak bisa tidur. Kalo siang ato sorenya udah tidur tuh ya gini nih akibatnya, pas malem jadi susah tidurnya.

Lagi blog walking ke Emotional Flutter, nggak taunya di sana lagi ada "30 Days Blogging Challenge". Seperti namanya, challenge ini mengajak kita untuk menulis post selama 30 hari sesuai dengan topik yang sudah ditentukan secara berurutan. Jadi inget ama 30 days blogging challenge yang dulu pernah dikasi ama temenku, yang kemudian hanya bertahan hingga hari ke-6, hahahaha..

Aku pengen ikutan, tapi nggak tau apakah bisa terselesaikan atau kembali terbengkalai karena kesibukan - ato topiknya yang susah =p - seperti 4 tahun yang lalu, huehehehe.. Tapi usaha dulu boleh lah ya, lumayan buat inspirasi topik postingan di blog :D

Temen2 yang mau ikutan, silakan.. Klik link di SINI untuk tau gimana cara ikutannya dan topiknya apa aja. Ikutan, buat seru2an aja, sekaligus probably nambah temen ;)

So, here we go. Day 1: Introduction

Tak kenal maka tak sayang. Jadi, cukup masuk akal juga ini topik untuk hari pertama :D Bagi yang udah lama ikutin blog-ku mah udah ga perlu perkenalan lagi ya. Tapi bagi yang masih baru dan belum begitu tau tentang aku, I'll let you know me better ;) Mari kita mulai dengan nama. Obviously, kalian udah bisa menebak namaku dari alamat blog-ku.

"Sylvia". Aku nggak tau sih, sejarah ato alasan ortuku kasih aku nama Sylvia. Sebenernya, kami 4 bersaudara cewe2 ini nggak ada yang tau sejarah di balik nama2 kami ini, kecuali kakakku yang pertama. Alasannya sih klise, karena waktu itu ada artis yang namanya sama, jadi dinamainlah Si Kakak Pertama seperti nama sang artis.

"Sylvia" sendiri kalo kalian google, artinya adalah "gadis rimba" -.-' But I'm sure, that wasn't the reason why my parents gave the name to me =p "Sylvia" hanyalah satu dari ribuan nama yang kebarat-baratan, dan mungkin karena mereka merasa namanya bagus, mereka suka, dan jadilah mereka menamaiku "Sylvia".

Terlepas dari latar belakang dan arti dari namaku, I love my name. Waktu masih kecil banget, kirain namaku itu nggak pasaran. Makanya aku suka. Tapi ketika aku masuk SD, yang namanya Sylvia di angkatanku ada dua. Kakak kelasku juga ada yang namanya sama. Di SMP pun juga gitu, ada dua Sylvia. Sampe kuliah, di angkatanku selalu ada dua orang Sylvia. Ternyata oh ternyata, namaku pasaran! >.<

Tapi nggak papa, biarpun pasaran, I still love it kok. Lagipula, kebanyakan mereka itu tulisannya "Silvia", bukan "Sylvia", jadi tetep beda dong yah *menghibur diri sambil maksa* :P

Cukup tentang nama.

Sedari lahir, aku berdomisili di Surabaya, kecuali ketika kuliah, aku merantau ke Negeri Tirai Bambu. Kan kata orang, "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina". Oke, kalian udah bosen sama kalimat itu, sorry =p

Alasan pertama - bukan yang utama loh ya - kuliah di luar negeri adalah, karena aku bosen di Surabaya mulu, hahahaha.. Bukan berarti aku nggak cinta sama kampung halaman, tapi pengen aja cari pengalaman di luar kota ini. Nggak harus ke luar negeri sih sebenernya, sempet hampir ke Jakarta, tapi ternyata aku berkesempatan lebih, so, why not? Dan sampai detik ini, aku tidak menyesali keputusan itu :)

Kalo orang liat aku sih, selalu dikirain masih sekolah, minimal masih kuliah. Pernah waktu itu ketemu orang dan aku dipanggilnya "nonik" karena dikiranya aku masih sekolah, dan aku panggil dia "kakak" karena kirain dia lebih tua dariku. Setelah ngobrol2, baru diketahuilah kalo ternyata kita seumuran! Hahahaha.. Dan kalo orang berpikiran seperti itu - aku masih kuliah atau bahkan masih SMA - aku hepi2 aja dan nggak keberatan, itu berarti diriku awet muda ya kan ya dong, huahahaha.. Lalu aku akan dengan senyum lebar berkata, "Aku udah lulus kuliah", sambil kemudian tersipu2 malu *hoek!*

Taken from my partner's cam

Sesungguhnya, aku adalah dokter yang baru saja disumpah bulan Januari kemarin, dan sekarang lagi (akan) menjalani proses adaptasi di Indonesia. Doain ya teman2, semoga semuanya lancar! Amiiinn!

Papaku adalah manusia terganteng di keluarga kami, karena kami berempat cewe semua. Jadi James Bond dan dikelilingi oleh lima cewe tuh udah dirasain papa dari dulu, jadi ya udah biasa aja sih dia, LOL. Seperti layaknya saudara2 kandung yang normal, kami berempat sering berantem, apalagi waktu masih kecil dulu. Udah gitu cewe kalo berantem kayak kucing kan yah, pake cakar2an dan jambak2an gitu, makanya dulu kecil tanganku suka berdarah dan ada bekas2 kuku akibat cakaran kakakku. Kalo udah gitu sih biasanya senjataku adalah nangis sambil ngaduin ke mama *maklum, bungsu* =p

Sembilan tahun yang lalu, mamaku dipanggil Tuhan, karena ternyata tugasnya di dunia ini sudah selesai. Beliau kemudian menjelma menjadi malaikat Tuhan yang paling cantik di surga, namun tidak pernah meninggalkan hati kami berlima :)

Udah jadi rahasia umum di antara teman2ku kalau aku ini pecinta pink dan Hello Kitty. Klise yah, anak perempuan suka pink dan Hello Kitty? Aku emang girly, tapi aku juga sporty. Aku demen banget nonton bola, F1, dan motoGP. I'm a loyal Liverpudlian and I'm proud to be one :D

Meskipun aku sporty, tapi aku juga girly - dibalik-balik sama ajah wkwkwkwk. I'm that type of girl who dreams of her prince charming to come. Dan ternyata Tuhan pun sudah mengantarkan pangeranku tiba dengan selamat untuk bertemu denganku, setelah nyasar entah kemana selama lebih dari 20 tahun =P So, I am a happy lucky princess! ;)

Sekian dulu tentang aku. Semoga tetap semangat dalam mengikuti 30 days blogging challenge ini sampai hari yang ke-30 yaa, hehehe..

Cya!

Monday, November 11, 2013

Thanksgiving Monday


JLEB! Bersyukur. Ah, rasanya belakangan ini aku kurang bersyukur, dan malah lebih banyak mengeluh :( Liat aja isi blogku dulu, yang tiap hari Kamis suka bikin post buat Thanksgiving Thursday, dimana aku mensyukuri banyak hal, dari yang paling gede sampe yang paling kecil sekalipun.

Belakangan ini sepertinya isinya banyak mengeluh : yang pengangguran lah, yang masa depan nggak jelas lah, kangen mama lah, dll. Makin gede/dewasa makin banyak yang harus dipikirin, akibatnya jadi stress & lupa untuk bersyukur.. Pengen dapet kerjaan yang enak, dapet duit yang banyak, beli rumah, beli aset, get married, ntar mikirin biaya hidup & pendidikan anak, hadeeehh, ga selesai2 dahh..

Jadii.. Meskipun hari ini bukan Kamis dan ga bisa bikin Thanksgiving Thursday, aku mau bersyukur sama Tuhan.. Bersyukur tidak mengenal hari, bukan? Instead, we have to give thanks everyday.
Bersyukur atas pekerjaan yang boleh Tuhan percayakan padaku, atas murid2 yang puji Tuhan jumlahnya terus bertambah..
Bersyukur atas pasangan yang super duper sabar, pengertian, perhatian, dan selalu mendukung apapun yang aku lakukan..
Bersyukur atas seorang ayah yang super dan bisa diandalkan dalam segala hal..
Bersyukur atas keponakan yang lucuuu, meskipun kadang suka sentimen sama aku & ngeselin, huahahaha..
Bersyukur atas saudara2 yang meskipun sering berantem, tapi tetep bisa jadi sister in crime & masak2 bareng atau ngerjain printilan2 bareng :p
Bersyukur atas teman2, dari yang udah lamaaa setia terus mendampingiku dari eSDe sampai teman2 yang baru.. Bahkan temen2 yg belum pernah ketemu di "dunia nyata" sekalipun, yaitu temen2 blogging, yang meskipun belum pernah ketemu tapi baik banget & sering give support, I heart you!!
Bersyukur atas waktu yang Tuhan berikan untuk aku habiskan bersama dengan orang2 yang ada dalam hidupku..

Banyaaakk banget yang sebenarnya bisa aku/kita syukuri, jika kita tidak sibuk dengan mengeluh atas apa yang tidak kita miliki.


Bahkan ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita harus tetap bersyukur. Apalagi ketika kita mempunyai sejuta alasan yang patut disyukuri.

So true

Aku juga mau bersyukur terutama untuk kesembuhan nenekku yang baru saja menjalani operasi ganti sendi paha (istilah medisnya femoral partial arthroplasty).

Waktu Idul Adha kemarin, nenekku yg berusia 88 tahun terjatuh di rumahnya. Sendi pahanya (femoral neck) patah, akibatnya sakit banget & nggak bisa jalan, bahkan dipegang sedikit aja udah teriak2 kesakitan. Nggak ada jalan lain selain operasi penggantian sendi (hemi-arthroplasty). Femoral head-nya (kepala tulang paha) diganti dengan prostesis. Total bed rest selama seminggu lebih. Nggak ada yang tahu bagaimana prognosis dari operasi itu, berapa lama waktu yang dibutuhkan nenekku untuk bisa berjalan kembali. Sebelum jatuh, beliau masih sehat & aktif berjalan.

Adik nenekku mengalami kejadian yang sama sekitar setahun yang lalu. Sayangnya, setelah operasi, beliau sudah kehilangan semangat hidupnya, tidak bisa berjalan kembali, dan terus-menerus tergeletak di atas ranjangnya hingga ajal menjemputnya tak lama kemudian.

Untungnya, nenekku ini mempunyai semangat hidup yang tinggi. Napsu makan masih luar biasa seperti sebelum sakit. Makan lancar jaya, terapi pun berjalan dengan sangat baik.

Puji Tuhan, sekarang nenekku sudah bisa berjalan dengan normal, hanya masih harus hati2 & dijaga 24 jam oleh suster, untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan kembali terjadi. Tidak sampai sebulan setelah jatuh, beliau sudah bisa jalan lagi. Ini sesuatu banget loh, untuk orang yang umurnya sudah selanjut beliau. Glory be to God!

Stress, kuatir, mungkin itu hal2 yang sangat manusiawi. Tapi hal2 tersebut lah yang kemudian membuat kita jadi suka mengeluh dan lupa bersyukur. Padahal we have a Big God, tidak ada yang mustahil bagi-Nya, all we have to do is SEEK HIM.


Have a great day and God bless you all :)

NB : Pray for The Philippines yang baru terkena musibah :( May The Lord be with them..


Picture courtesy: All picture was taken from Google.

Tuesday, November 5, 2013

Love Letter

To: The most beautiful Angel in Heaven

Hi Mom!

How are you doing? I'm sure you must be doing very well and very happy. I hope you get along with everybody well. You are an easy going and lovable woman, so I know you would. Everybody must love you like we all do here.

Here it comes again, November the 5th.

I know it's been 9 years. But I'm sorry to tell you that I'm still not over you, and I know I never would, and I don't plan to. I still miss you everyday, dream about you, and hope that you would come back home. But yeah, I know you ARE home now, with our Heavenly Father, and I can't be happier.

Do you miss me as much as I do, Mom? Do you worry about me or think of me everyday?

I just wanna give you a glimpse of how I've been doing these past 9 years after you're gone. Even though I know that you've been watching me all these years from above, but I just wanna talk to you about everything, like I used to do.

Well.. Life hasn't been easy for us, especially in the first years. But somehow, we made it through. I know, it must've been by God's Grace only.

I dreamt about you a lot. Oh, and you know what? Daddy made me stop dancing! :( He wanted me to concentrate on my study, since I was graduating soon from high school. I was so broken, it felt like half of my life was taken. I've been dancing since I was 4, so it's been a part of my life and you were my biggest supporter. You know he is never a big fan of me dancing. I graduated from high school with good grades and went to med school in Suzhou. Yes, I wanted to follow your path and pursue our dreams. I hope you were happy with that, because I know you always wanted your children to study abroad.

I had the time of my life in Suzhou. I have so many friends, and more importantly, a new big family. Turned out that I couldn't escape from what I love the most: being in an organization and dancing. It's where I belong. Just like you did, didn't you? :) I was still an active student there and I was happy that I could still dance and perform every time we held an event. I learnt a lot, not only about medical stuffs, but also about life. How to deal with other people with different backgrounds and characters, how to live far from my family & be independent, how to be a good leader, how to take care of myself and other people, and so on. Oh, I have a lot to tell you and I can't write it all here! Yes, Mom, I learnt so much. I met so many good people.

I wanted to ask you a lot of questions. I wanted to ask, how did you do when you were in med school? What did you feel when you dissected your first cadaver? Or when you got into the OR for the first time? How did you prepare yourself for those scary exams? Oh, I could list it for you if you want me to! I missed you more during exam time, when everything seemed so impossible to remember, so much to read and memorize, and it reminded me of how you used to pray for me or brought me healthy food/drinks whenever I was having my exams. Med school reminded me a lot of you. I think I was doing pretty well.

After 5.5 years, I finally made it. I led my classmates to say The Hippocratic Oath on our graduation day. Daddy was there, and I know so were you. I really hope I've made you happy and proud. I hope it was what you really want me to be.

I thought I wouldn't have got even one bouquet of flowers, because we both know that daddy is not that kind of person who would buy flowers for his daughter on her graduation day, right? :p And I was right. He didn't buy me one :)))) But my friends did:



I didn't get one, I got three! See? I've told you, I met so many good people there. They're my family :)

Daddy and I were confused about what I was gonna do next. But I'm happy that I decided to come back home. I joined in activities like giving free medications to the poor. Not only I get to learn more and help people, but I also get to meet new people and be their friends. And not long after I was home, I met him. I think God has planned it :)


You know that I've been a very girly girl who dreams of her prince to come.. Yes, Mom, I think I finally found him :) He is everything I've ever wanted from a man. Of course, he is not perfect, but he is the perfect one for me. Oh, you've got to see and meet him! You would like him. He treats me like a princess and he makes me happy & safe when I'm with him. I hope you would give your blessings to us. Did you feel the same when you met daddy? Did you miss him all the time when he wasn't around? Did he make you feel like you were the only girl in the world? I know that he adores you so much. You are the most beautiful woman for him, and the most beautiful mother for us. Daddy said that you both met everyday when you were still dating (before the long distance relationship, of course), I envy you! :p

I always told you and talked to you about everything including boys, but I never got to tell you how it feels to fall in love with someone so dearly.. I hope my relationship with him would be stronger and stronger day by day, and we could bless people through it. Please pray for us, Mom :)

This doesn't get easier, Mom.. You've been gone for 9 years now, yet everyday I still wish you would come back.. I know it's wrong, but I just can't help it. There is always something I wanna ask you, talk to you, or share with you. This feelings of loving and missing you never fade away even a bit. You were more than a mother to me, you were my best friend.

If you were here, I would ask you to teach me how to cook and bake. And sew, maybe. I love to cook and you were the best cook we've ever known. I would go to salon and go shopping with you, any girly things, I wouldn't mind :D I might complain to some of your opinions, but in the end, you would win :D We would be the best mother-daughter couple in the world! ;)

Daddy always says that I am so much like you. And I'm happy to hear that :D They say I finally fulfilled your dream by being a doctor. I really hope so, Mom. I hope I make you proud. I hope I'm not disappointing you. The road is still very very long, though.. Sometimes I even feel like I wanna give up, it feels like the road is too long and so many uncertainties lie ahead :( I don't know what will happen next, I'm just trying to enjoy every moment and be grateful for everything I have. I know God will provide, guide, and lead me, and I know I'll always have my parents' prayers.


Oh hey, have you met Mikael? This cute naughty little boy is your first grandson. He knows that he has a beautiful grandmom and always calls "Emak" when he sees your pictures. He loves automotive and music a lot. He starts learning swimming and he is improving so fast! I guess swimming does run in our family :D

So, Mom, I'm doing just fine, aren't I? We all are. Life is rough but I have to be tough, right? They say, what doesn't kill you makes you stronger. I'll add it: What doesn't kill you makes you stronger, wiser, grow, and more mature. Eventually, I'll get through everything. I have a BIG God, a great family, a bunch of caring friends, and a very supportive partner. Dad has been an amazing father to all of us. You'd chosen a wonderful man :') We are all doing just fine (even though yes, we miss you a lot). You don't need to worry too much, okay? :) Just keep praying for us.. Keep watching.


I know that you never really left.. You never left our hearts. And you are watching over me. It's just.. I miss you so so so much. And I'm glad I do. Sometimes I'm scared that I would forget you and the feelings I had when I was with you.

I know you are in a safe place and as happy as can be, because you have been united with Our Heavenly Father & all the angels and saints in Heaven. Oh, by the way, have you met Cc Anny, emak, and engkong? Tell them I miss them too, especially Cc Anny. I didn't get to see her before she left :(

I love you, Mom. Always had, always do, always will. You are the best mother a girl could have. Even though it wasn't long enough for me to hold you close, but I'm so glad that you are the part of my life, and you are still the best that's ever been in my life. I am blessed to be your little girl. I'm always looking forward to meet you in my dreams before we finally meet again in Heaven :) I miss you, My Guardian Angel, more than you know it..

Lots of love, hugs, and kisses,
Your loving youngest girl ♥

Saturday, October 26, 2013

Let's Laugh Like A Child!

Heilow!

It's weekend! Sabtu2 gini pada libur nggak nih? Buat yang nggak libur, jangan sedih ya, kita tos dulu *apaan sih =p* Daku mau bagi2 cerita untuk menghibur kalian :D

Kegiatanku selama sebulan belakangan ini adalah mengajar privat mandarin. Puji Tuhan banget aku bisa "menemukan" kegiatan yang berguna dan menghasilkan, meskipun BELUM banyak, hehehe.. Puji Tuhan juga bahwa Ia memberiku kepercayaan untuk mengajar murid2ku ini.

Salah satu muridku namanya Daniel, umurnya 4 tahun. Masih kecil, masih lucu, mengingat diriku yang emang suka sama anak kecil, hahaha (hopefully I don't sound pervert, wkwkwk). Dan hari ini dia bikin aku ketawa tiga kalii..

1. Ketika aku (Laoshi) sedang mengajarkan vocab baru yaitu "feiji" (pesawat terbang)
Laoshi: *Menunjukkan gambar pesawat terbang* Daniel, gambar apa ini?
Daniel: Aeroplane!
Laoshi: Iya, ini "feiji". Aeroplane itu "feiji".
Daniel: Feijiiii
Laoshi: *Mau ngomong, "Fei, fei, fei, xiao feiji" (terbang, terbang, terbang, pesawat kecil)*
            Daniel ikutin Laoshi ya. "Fei, fei, fei...." *belum selesai ngomong*
Daniel: Ji, ji, jiiii... (Ngelanjutin omonganku biar jadi "fei fei fei, ji ji ji" = FEIJI)
Laoshi: *Ngakak*

2. Mewarnai gambar pesawat terbang
Laoshi: Ayo sekarang Nyo warnain feiji-nya, ya!
Daniel: *Awalnya mewarnai gambar pesawatnya, tapi kemudian bikin coretan setengah lingkaran gede, sampai menembus gambar pesawat terbangnya*
Laoshi: Lho, kok gitu! Ayo, yang bener warnainnya! Kok malah dicoret-coret gitu.
Daniel: Ini rainbow, Laoshi..
Laoshi: *Gubraks!*

3. Mengerjakan PR dari sekolah
Laoshi: Ini ada PR dari sekolah, kita kerjain PR-nya dulu, ya.
Daniel: *Mengerjakan PR*
Tidak lama kemudian...
Daniel: Baterainya habis.
Laoshi: Apanya yang baterainya habis?
Daniel: Nyo baterainya habis. (Maksudnya dia udah capek)
Laoshi: *Speechless* *Gemeshhh* *Ga bisa marah :))))))*


Gimana bisa marah kalo ngadepin hal2 lucu kayak gituu :)))

I love my current job! I get to share my knowledge & ability, I get to help my students, and I get to be around adorable kids like Daniel ^_^

Meskipun kadang kids itu nggak adorable2 banget, apalagi kalo lagi nakal ato lagi males belajar, hahaha.. Tapi yang pasti, punya pekerjaan mengajar itu nggak cuman kita yang mengajar murid2 kita, tapi kita juga bisa dan HARUS terus belajar dari murid2 kita. Terutama dalam hal mempelajari pendekatan2 yang sesuai untuk mereka masing2 supaya mereka mau belajar dengan baik, karena tiap anak berbeda2 tipenya. I think it's the difficult yet fun part of this job.

Tadinya aku kira ngajar anak2 yang udah gedean ato orang dewasa bakal lebih "gampang" dibanding ngajar anak sekecil Daniel, karena ngajar anak usia segitu tantangannya lebih besar pastinya. Tapi ternyata I enjoy it, too. Karena mereka2 itu yang suka bikin sesuatu yang tak terduga & brighten up our days :)

Jadii, siapapun yang mau belajar mandarin sama saya, hubungi saya sekarang juga! Hahahaha.. Kesimpulannya kok gitu yaaa, LOL. Sekalian promosi boleh dong yee =p Serius nih gue, if you wanna learn Mandarin, just contact me, I'll help you ;)

Happy weekend, Peepz! 周末愉快! ^^

Dapet salam dari Daniel dan "rainbow"-nya :))))

Monday, October 14, 2013

You'll Never Walk Alone

I wanna be the person you can talk to whenever you need someone to listen..
I wanna be the person you can run into whenever you feel so upset..
I wanna be the shoulder you can lie on whenever you don't feel like talking..
I wanna be the person you wanna be with whenever you need someone..
Just like you are to me.

I wanna be your rainbow after the rain..
I wanna be the silver linings of your clouds..
I wanna be the oasis of your sahara..
I wanna be someone who can make your day after a rough one..
Just like you are to me.

I wanna be your lover, I wanna be your best friend..
Just like you are mine.

Whenever you feel upset..
Whenever you feel lonely..
Whenever you feel that no one cares..
Please know that someone is thinking about you all the time and dying to be there for you.

Because when you smile, I smile. And when you cry, I cry.
We don't need to get through everything alone, because we have each other.

You'll never have to walk alone.

Monday, September 30, 2013

3C2T, Apaan Tuuh? :D

Being in a happy relationship is not all about living in a fairytale. Banyak orang ga tahan menjomblo & pengen cepetan punya pacar (apalagi abege jaman sekarang, insekyur banget kalo ga punya pacar) karena ngerasa kalo punya pacar tuh enak, hepi melulu, ada yang nyayangin, de el el.

Padahal kenyataannya nggak seperti itu. Pasangan yang berbahagia bukan berarti nggak punya masalah. Pasangan yang berbahagia bukan berarti stay happy tanpa memperjuangkan kebahagiaan itu.

Yang ada justru sebaliknya. Pasangan yang bahagia adalah pasangan yang berkomitmen untuk terus menjaga apa yang mereka punya & keep fighting together. Pasangan yang bahagia adalah pasangan yang menghadapi segala obstacle yang ada secara bersama-sama & tidak ada satu pihak yang menyerah atau berjuang lebih besar daripada pihak yang lain.

Eits, jangan salah tangkap dulu. Bukan berarti punya pacar itu ga enak loh. Punya pacar itu enak banget kok, hahaha.. Bukan berarti juga aku ga hepi sama my relationship. I'm in a perfectly happy relationship with an amazing man :3 Maksudku adalah, bukan dengan kita enak2an, nggak ngelakuin apa2, nggak usaha apa2, trus bisa punya happy relationship, gituu.. Duduk angkat kaki sambil ngarep pacar jemput sambil bawain sebuket bunga mawar & martabak kesukaan yang bikin kita hepi. Pacaran ama supir ato tukang bunga ato tukang martabak aja kalo gitu :D

Being in a relationship justru adalah kesempatan dimana kita bisa belajar banyak tentang hal2 yang sebelumnya kita nggak tahu ato nggak kita hadapin ketika lagi jomblo. Being in a relationship is an opportunity to grow as a person and as a couple - to be a better person and a better partner for each other. Makanya banyak yang share tentang "pelajaran2" yang mereka dapet selama masa pacaran. Karena being in a relationship means learning continually to make it work. Proses belajar yang nggak akan berhenti bahkan setelah menikah.

Teori berpacaran yang udah dari dulu aku tahu adalah komitmen dan komunikasi. Tapi baru sekarang aku bener2 menyadari pentingnya kedua prinsip tersebut.

Ada seorang temenku yang baru putus dari pacarnya karena nggak ada komitmen dan komunikasi yang baik. Ketika ngerasa ada sesuatu yang nggak disuka or nggak cocok, bukannya diomongin ke pasangan, tapi malah diem dan berharap pasangannya bisa sadar dan berubah dengan sendirinya. Ketika udah sama2 sadar akan permasalahan yang ada, bukannya bekerjasama buat belajar dan jadi lebih baik demi kelangsungan hubungan, tapi malah menyerah dan langsung memilih untuk putus.

Nggak ada pasangan yang cocok 100% di segala hal. Yang terjadi sama pasangan2 yang punya hubungan yang lama adalah mereka bertoleransi, bekerjasama, belajar, saling memahami, dan keep fighting to make it work. At least itu yang dibilang sama orang2 yang menjalani hubungan jangka panjang seperti itu - karena aku sendiri belum pernah berada dalam fase itu hehehe - and it makes so much sense. Nggak ada dua manusia yang sama dalam semua hal. Anak kembar aja nggak ada yang 100% sama persis, padahal they share the same DNA.

Dari pengalaman temen juga, I witness that kalo usaha2 itu nggak dilakukan oleh kedua pihak (cuma salah satu), it won't work either. Karena relationship terdiri dari DUA orang, bukan satu - apalagi tiga ato lebih =p Jadi, kalo cuma SATU yang usaha, ya ngapain? Mau sampe kapan bertahan sebelum akhirnya capek sendiri?

Terkadang aku suka "tergoda" untuk tidak mengkomunikasikan sesuatu sama pasangan. Bukan bermaksud menyembunyikan ato gimana, tapi aku emang orang yang suka lupa/nggak mempermasalahkan sesuatu setelah beberapa saat berlalu. I can be upset this second, and get over it the next second. Tapi aku sadar itu nggak boleh/nggak bagus. Mungkin aku bisa get over it sekarang, tapi siapa tahu itu justru adalah "bom waktu" yang bisa meledak sewaktu2. Bisa aja tanpa aku sadari, aku menumpuk permasalahan sendiri dan jadi nggak tahan sendiri lama2. Jadi aku memilih untuk selalu mengkomunikasikan semua yang aku rasakan - hal2 yang aku nggak suka ato bikin aku ngerasa sedih, kesel, dll - ke pasangan, sekecil apapun itu. Karena ada peribahasa "Sedikit sedikit lama-lama menjadi bukit", hehehe..

Tapi musti ati2 juga, karena kalo ga tau cara berkomunikasi yang baik, bisa malah menyulut pertengkaran juga. Komunikasi yang baik adalah ketika satu pihak mengutarakan pendapat/isi hatinya, pihak yang lain mau mendengarkan dengan baik, dan dua2nya nggak terbawa emosi, melainkan ngomongin baik2. I feel very lucky that I have a partner yang selalu mau dengerin aku dengan sabar. Nggak pernah sekali pun kita diskusi sambil marah2 ato berantem. Dalam sebuah diskusi, wajar kalo ada perbedaan pendapat, tapi nggak pake emosi. Komunikasiin segala sesuatunya dengan dewasa.

So far, here's what I've learnt about being in a good, happy, and healthy relationship: commitment, communication, care, trust, and teamwork (3C2T, by Sylvia Sumitro, huahahaha sombongnyaa :p). I hope both of me & my partner - and all couples too - always have those five principles in our relationship.
And above all, always seek God & ask for His guidance to lead and be the center of our relationships.

Banyak hal yang bisa dipelajarin dalam sebuah hubungan & I won't stop learning to make mine work :) Makanya selalu seneng kalo ada temen yang share juga tentang hal2 yang mereka pelajarin dalam hubungan mereka, aku jadi bisa ikutan belajar. Kalo aku salah ato kurang, please don't hesitate to leave comments below. Mari belajar bersama :)

"Pacaran bukan supaya bisa minta dibahagiain sama pasangan, tapi supaya bisa saling membahagiakan pasangan ♥"

Sunday, September 29, 2013

Drama of Life

Beberapa waktu yg lalu, ada seorang temen cowo (sebut aja Adam) nanya ke aku nomer telepon Betty, tapi Adam bilang jangan kasitau siapa2 kalo dia yg nanya. Si Adam dan Si Betty ini statusnya adalah mantan pacar di masa sekolah dulu. Tadinya aku sempet ragu & dilemma, mau kasih nomernya Si Betty nggak. Sebenernya aku lebih deket sama Adam, tapi sebagai sesama cewe & karena aku nggak tau alasan mereka putus dulu itu kenapa, aku jadi mikir dua kali mau ngasih nomernya Betty. Aku nanya ama Adam, "Kira2 aku bakal nyesel ga, ngasih nomernya Betty ke kamu? Ato, kira2 Betty bakal marah ga kalo kamu hubungin dia lagi?" Then he answered, "Terserah kamu, kamu bisa pikir2 dulu kok, yg jelas niatku ama Betty itu baik. Cuma mau selesaiin masalah yg ada di antara kita."

Karena jawaban Adam itu, aku jadi inget sama kisah2 masa laluku sendiri, and I decided to give him her number sambil bilang, "I hope I'm doing the right thing & you both can solve whatever problems you have."

Bukannya apa, tapi aku pengen mereka bisa selesaiin masalah yg ada di antara mereka, whatever it is - I didn't ask because I didn't wanna be nosy. Toh kan masalahnya udah berlalu lebih dari setahun - mungkin malah 2 tahun - why don't talk about it nicely and be over it?

"Drama" di antara mereka itu mengingatkanku sama drama2 yg pernah aku punya dulu. Ya, bentuknya jamak, karena nggak cuma satu drama yg pernah aku alamin. But thank God, semua drama itu dapat berakhir dengan baik dan indah.

1. Waktu SMP kelas 2 dulu, ada seorang cewe di angkatanku, sebut aja namanya Susan. Dia cukup terkenal, dan aku pun juga cukup dikenal di sekolah. We knew each other, tau nama & muka masing2, tapi nggak kenal. Akhirnya kami kenalan karena dikenalin sama temen yg lain & we became friends. Kemudian, dia jadian ama Budi (bukan nama sebenarnya, LOL), yg kebetulan aku juga deket sama Si Budi ini. Duduk sebangku di kelas, diteleponin terus tiap hari selama berjam2, yg awalnya cuma ngomongin tugas dan berlanjut ngomongin hal2 ga penting ampe berjam2. Ga heran banyak yg ngegosipin kita, salah satunya adalah wali kelasku sendiri. Iya, wali kelasku! Dia suka manas2in gitu, bilang Si Budi pilih Susan ato aku? Grr.. Padahal aku ama Budi cuman temen deket - at least I thought & felt so. Lagian kalo Si Budi emang suka sama aku, kenapa dia jadian ama Susan ya kan? Wong udah kenal & deket ama aku sebelum dia jadian ama Susan.

Suatu hari, Si Susan tiba2 nggak nyapa aku dan bahkan memalingkan muka waktu lagi papasan sama aku. Aku bingung, nggak tahu apa masalah dia dan apa salahku. Dan itu berlanjut terus sampe akhirnya aku udah nggak ngomong2an lagi ama dia, karena nggak ada komunikasi sama sekali di antara kita. She didn't explain why, and I didn't ask. Kita jadi musuhan. Gosipnya sih ada anak yg ngadu domba kita berdua (tentang aku & Budi) ampe dia jadi marah sama aku.

Yup, I guess ego & gengsi menguasai diri kami berdua saat itu.

Aku punya prinsip bahwa kalo aku salah, I'll admit it & apologize. Tapi kalo aku ga salah ato ga tau apa salahku, I won't. Ever. Just don't expect me to do so. It's not my fault.

Beberapa lama kemudian, Susan dan Budi putus. Nggak tau kenapa, tapi sepertinya masalah internal mereka dan bukan aku penyebabnya. Sepertinya.

"Permusuhan" kami berlangsung hingga SMA 1. Lama banget kan. Musuhannya sengit pula, perang dingin gitu, plus iri2an. Tadinya udah seneng karena denger dia bakal masuk ke SMA lain, tapi ternyata nggak jadi & kita berada di sekolah yg sama lagi.

Ada temen deket aku, sebut aja Ana, yg deket juga ama Susan, yg bujuk2in aku buat baekan ama Susan - soalnya kasian dia, ada di tengah2 & ga bisa 'milih' antara aku dan Susan, haha.. Karena awal mula kejadiannya uda bertahun2 yg lalu dan karena I hold Ana close to my heart, aku mau nurutin dia ngajak Susan ngomong duluan. Dengan satu syarat: kalo aku uda ngajak ngomong duluan & ternyata Si Susan nggak ada itikad baik yg sama, that's it. Jangan harap aku mau nyoba lagi. And so we had a deal.

Long story short, aku & Susan berdamai. Kita selesaiin segala kesalahpahaman di antara kita, and back to being friends. Pas naik kelas 2 kita malah sekelas & jadi makin deket, ampe sekarang. Abis selesai Unas kita sering pegi2 bareng ama temen2 - hampir tiap hari - maen2 ke rumahnya sambil belajar masak sama mamanya, bahkan nginep2an buat nonton bola bareng. Ya, ternyata kita punya banyak banget kesamaan & cukup sehati. I'm so glad that I talked to her that day and get her back as my friend - one of my close friends now.

2. Pernah juga sebel2an ama seorang kakak kelas tanpa alasan yg jelas - I hated her so much and so did her. Tapi beberapa tahun setelahnya, she changed a lot - I didn't like her attitude before. Dia jadi lebih nyenengin, less annoying, trus kita jadi temenan lumayan deket deh. Ampe sekarang, udah ga ada masalah apa2 lagi sama dia.

3. Pernah musuhan & diem2an ama mantan ampe bertahun2 juga. Trakhir2, karena capek & udah sama2 grow up jadi lebih dewasa, akhirnya kita memutuskan untuk baekan & ga diem2an lagi ampe sekarang. Melupakan semua masalah yg pernah ada & jadi temen.

Itu adalah 3 drama "terbesar" yg aku punya. Dimana aku "musuhan" sama seseorang ampe bertahun2, yg kirain ga bakal bisa baekan & temenan lagi selamanya, tapi nyatanya bisa berakhir dengan baik - bahkan bisa jadi temen deket - ketika ada itikad baik dari kedua belah pihak.

Ini lah yg aku pengen Si Adam dan Betty punya. After all, mereka pernah saling sayang & jadi bagian terpenting dari hidup masing2. Kalopun harus berakhir, kenapa yg awalnya indah tidak bisa berakhir dengan indah?

Yang dibutuhin cuma itikad baik & kedewasaan dari kedua pihak. Kalo yg satu dewasa tapi yg satu childish dan malah musuhan instead of solving the problems, ya tetep aja nggak akan bisa selesai & damai. Dewasa ketemu childish jadinya ya bakal childish, ga akan bisa jadi dewasa dalam nyelesaiin permasalahan.

Life is full of dramas, like it or not. But the most important thing is how you deal with them. How you handle those situations. Orang2 yg kamu benci ato kamu punya dendam, mungkin aja adalah orang2 yg sebenarnya punya potensi untuk bisa jadi temanmu. Tanpa disadari, kalo kita benci banget sama seseorang - apalagi sampe iri hati sama dia - berarti dia means something to you. Ato bahkan mungkin aja dia resemblance dari kamu ato yg kamu HARAPKAN dari dirimu sendiri. Ngapain cape2 iri hati sama orang yg ga kamu peduliin? Ngomentarin tiap gerak-geriknya, baju yg dia pake, ato bahkan stalking socmed-nya tiap saat? Benci & iri hati itu bikin capek hati & mental, iya apa iya? Hehehe..

Drama, itu wajar banget. But grow up, be mature, and solve your problems. Don't hold grudge. Emang susah, makanya perlu doa juga, minta rahmat pengampunan dan kemampuan untuk mengampuni juga sama Tuhan. Mungkin ga bisa cuma sekali dua kali trus kita bisa langsung memaafkan & menghilangkan kebencian/dendam itu, tapi yg terpenting adalah menyadari kesalahan tersebut, dan bangkit lagi. Ketika kembali jatuh ke dalam dosa yg sama (balik ke iri hati & benci), introspeksi lagi dan berdoa lagi. Trust me, your life will be easier & more beautiful without dramas ;D

Thursday, September 26, 2013

Mom

Siapapun juga tahu bahwa menjadi seorang istri, apalagi mama/ibu, bukan hal yang gampang. Aku pernah bilang - dan selalu beranggapan - bahwa "Moms make our lives easier". Isn't that true?

Dari kecil: bangun tidur, sarapan udah siap. Seragam sekolah udah siap. Air panas buat mandi udah siap. Kita tinggal mandi, sikat gigi, ganti baju, duduk manis di meja makan, berangkat sekolah. Buat yang cewe, sambil kita makan mungkin mama sambil di belakang "maenin" rambut kita, nguncir2 ato ngepang2 rambut - well, that was what my mom always did to me every morning :p

Karena mamaku dulu adalah seorang IRT (ibu rumah tangga), pulang sekolah pun langsung ada mama - or "mbak" (pembantu) - yang udah nyiapin makan siang. Waktu mama kerja pun, mama pasti udah nyuruh mbak buat siapin segala sesuatunya. Ada PR dari sekolah, ato besoknya ada ulangan, mama yang ngajarin.

Kalo ada apa2, yang dicari pasti mama. Kalo butuh apa2, yang "dimintain tolong" pasti mama. Kalo lagi nyari barang, yang ditanyain pasti mama. Nggak anaknya, nggak suaminya, semua nyarinya mama. Sampe ada kalimat yang bilang, "If you can't find anything, ask your mom. If she can't find it, then it's gone forever."

Mau sekolah di luar kota ato luar negeri, mama bakal siapin "perbekalan" dari rumah yang lengkap, takut anaknya ntar makannya nggak bener ato nggak tercukupi. Pengen keriting rambut ato perawatan salon lainnya, tinggal bilang mama, she knows the best salon in town. Pengen makan A, B, C, D, tinggal bilang mama, ntar bakal tersedia di meja makan. Entah itu beli ato bikin sendiri. Kalo mamaku yang demen & jago banget masak, kalo ada makanan di luaran yang enak, pasti setelahnya dia bikin sendiri di rumah.

See? Wasn't I right? Moms do make our lives much easier, don't they?
Ketika lagi ada masalah ato butuh tanya2 tentang hal2 yang cewe banget - salon, shopping, etc - sering banget I wish my mom were still alive. Sering banget mikir kalo my life would've been much easier if I had her. I know it's wrong to feel & think that way, dan berasa nggak mensyukuri apa yang aku punya sekarang - a great dad, helpful sisters, caring friends, a loving bf - but there are some - if not many - things that only moms know/understand/can do.

Pernah nggak, mama kalian ngomong, "Kalian ini apa-apa mama, semua mama. Nggak tau deh ntar kalo mama mati kalian gimana," pas mama lagi kesel ato capek? My mom often said that. Dan terbukti kami memang kelabakan hidup tanpa mama.

Semua orang tahu bahwa pekerjaan seorang istri & mama itu nggak gampang, tapi tahukah kita sesulit apa itu?

Aku belum jadi istri siapa2 dan mama dari siapa2, tapi makin gede aku makin menyadari bahwa pekerjaan itu jauh lebih sulit dari yang aku bayangin dulu2. I'm sure it's not just me. Makin gede tentunya kita makin dewasa & menyadari susahnya jadi orang tua.

Baru hidup jauh dari keluarga & harus mikirin hari ini mau makan apa (buat diri sendiri) aja bingung, apalagi harus mikirin sekeluarga. TIAP HARI, for the rest of your life. Gimana nggak pusing tuh? Belum kalo selera tiap anggota keluarga beda-beda. Suaminya doyan makanan Indonesia, anaknya doyannya makanan western. Anaknya cinta seafood, suaminya alergi seafood. Pilih2 makanan. Ditambah lagi kalo tinggal bareng mertua. Beugh! Pekerjaan yang nggak gampang jadi makin sulit. Kalo makanannya nggak bervariasi ntar suami & anak ngomel, katanya mama kok ga kreatif. Padahal kalo ditanya, "Mau makan apa?" jawabannya kebanyakan "Terserah". Iya apa iya, hayooo? Bingung nggak tuh kalo jadi mama. Dulu mamaku justru seneng banget kalo anak2 ato suaminya ada request pengen makan apa, jadi nggak bingung2 lagi & tinggal bikin sesuai request (tapi itu jarang terjadi, yang lebih sering ya versi "terserah" itu tadi >.<).

Memang ketika kita sudah kehilangan sesuatu (apalagi seseorang), kita baru menyadari & menghargainya. Segala pengorbanan orang tua - terutama mama, karena topiknya lagi ngebahas mama - we often take it for granted. Nggak berasa bahwa itu sesuatu yang besar karena kita mendapatkannya setiap hari. Nggak berasa kalo kita "hidup enak" karena ada yang menyediakan. Aku pun dulu seperti itu. Setelah kehilangan mama untuk selamanya, baru deh berasa banget banget banget..

Kita sering ngomong "Don't take your spouse for granted", tapi suka nggak sadar kalo nggak cuman PH yang sering nggak kita hargain, tapi juga mama (orang tua), dan juga Tuhan. Wiiihhh, coba bayangin kalo Tuhan tiba2 stop provide kita dengan oksigen! Langsung stop juga nih nyawa kita, hehehe.. Tapi kita jarang bersyukur untuk hal2 "kecil" seperti itu, nunggu mukjizat terjadi ato permohonan kita dikabulkan, baru bersyukur. Kenapa kata "kecil"nya aku pake-in tanda kutip? Karena hal2 yang terlihat kecil itu sebenarnya besar, hanya saja karena itu terjadi/kita dapetin tiap hari, akhirnya kita udah ngerasa kalo itu biasa aja, ato "udah seharusnya seperti itu".

Memang, mengurus & menyediakan kebutuhan suami & anak adalah tugas/kewajiban seorang istri & ibu, tapi alangkah bahagianya seorang wanita - istri/mama - kalo keluarga yang dicintainya ikut mempermudah dia melakukan tugasnya. Mungkin sekedar ucapan terima kasih udah bisa bikin mereka seneng. Dengan mensyukuri, menghargai & menikmati apapun yang mereka masak, wiiihh, dijamin mereka bakal lebih semangat masaknya tiap hari. Meskipun aku belum jadi istri & mama, tapi untuk poin terakhir yang aku sebutin tadi, aku tahu banget kalo itu bener. Soalnya aku suka masak & kalo orang yang makan masakanku bilang enak, doyan, rasanya seneng & puas banget, trus jadi semangat deh lain kali buat masakin mereka. Bahkan nggak usah ikutan makan pun udah kenyang kalo tahu orang lain suka sama masakanku. Apalagi kalo keluarga & orang2 tersayang yang bilang gitu.

Kalo masakannya "kurang enak", jangan bilang, "Ih, masakannya kok nggak enak sih!" ato, "Nggak suka ah, enakan masakan di A.". Bukan berarti trus harus bohong & bilang kalo masakannya enak padahal sebenernya nggak enak lho ya. Itu namanya menjerumuskan, lagian yang tersiksa juga diri sendiri ntar kalo dia masakin itu terus karena ngira kita doyan =p Ngomong yang halus, kasih kritik yang membangun, bilang yang kurang apa/dimana, tapi tetep nggak lupa hargain usahanya. After all, nggak ada orang - apalagi mama/istri - yang nggak kepengen & berusaha biar masakannya enak & disukai sama keluarga tercintanya.

Selalu mengucap syukur pada Tuhan buat hari yang baru, buat matahari yang masih terus bersinar, dan buat orang2 di sekitar kita yang menyayangi kita & kita sayangi. Those little things that make us smile everyday :)

Not taking things - or people - for granted is hard, but let's learn together. Before it's too late :)

Wednesday, September 25, 2013

Mandarin Private Course

Hello there! :)

Saya baru pulang dari liburan ke Bali, hihihi.. Asik sih liburan bareng keluarga bukan di musim liburan *minta diseplak* wkwkwkwk.. Tadinya ke Bali gara2 ada acara keluarga aja kok, ada saudara nikah di Bali, jadi trus skalian jalan2 aja, hehehe..

Enough talking about Bali deh, tulisan ini bukan untuk ngiming2in kalian kok :D

I've been waiting for the call from a university informing that I can start my internship at their hospital soon. Tadinya berharap tahun ini bisa mulai, tepatnya Oktober ini. Tapi semakin mendekati akhir September & masih belum ada tanda2 kepastian aku bisa mulai tahun ini, akhirnya aku memutuskan untuk tidak menaruh harapan terlalu besar. Harapanku sekarang adalah aku bisa nemuin kerjaan lain sembari menunggu panggilan adaptasi itu.

I decided to teach Mandarin. Why?

Aku udah belajar mandarin sejak usia 6 tahun, study tour di Qingdao selama 1.5 bulan, dan tinggal di Suzhou untuk sekolah & magang selama 5.5 tahun. Selama di Cina pun aku juga suka ngajarin temen2 kalo ada Pe-eR ato ujian (one of the best memories, kita ngumpul di kamarku sambil belajar bareng, simulasi listening & dictation: aku bikin soal trus mereka kerjain. Seru!). So, I guess I have what it takes to teach mandarin. Daripada terus2an jadi pengangguran, mendingan I do something useful. Bisa share ilmu ke orang lain. Paling seneng bergerak di bidang jasa & pendidikan karena dengan aku bekerja, aku bisa menolong orang lain & share sama orang lain dengan talenta & panggilanku. Rasanya ada kepuasan tersendiri yg didapat :)

Udah nyari2 murid, dan puji Tuhan mulai menunjukkan hasil. Hari ini aku ditelepon & diminta untuk ngelesin anak usia 4 tahun. Aww, me love kids. Tapi agak tricky juga untuk ngajar anak sekecil itu. Belajar sambil have fun juga, biar anaknya ga bosen dan bisa seneng belajarnya. Buat cici2 yg sering ngajar anak2 (e.g.: Ci Lia & Ci Tepgun, maybe?), any advice for me buat ngajar anak kecil? Hehehe..

Please pray for me, so that I can get more students and teach them well. Mungkin bisa dibantu nyariin orang2 yg mau belajar mandarin di area Surabaya? Hehehe.. Baik anak kecil, SD, SMP, SMA, kuliah, maupun yg udah kerja (buat conversation), semuanya oke, just contact me by giving comments below, or emails.

Tetep berdoa buat proses adaptasi/magangku juga yaah *banyak maunya* huehehehe...

For now, I'm very excited to start this teaching job ^_^ Masa bodo deh kalo ada orang2 yg nyinyirin ato mikir, "Dokter kok malah ngelesin", yg penting I'm doing something good & ga ngerugiin orang lain. Kalo ada yg nyinyirin gitu dan bisa bantu mempercepat proses adaptasiku sih, I'd be more than happy - I'd be sooo thrilled & thankful! So, I'm just trying to enjoy every moment of my life. Maybe this is what He wants me to do at the moment. Apalagi orang tua, keluarga, pacar & orang2 terdekatku mendukungku dalam hal ini juga (I know, I'm so lucky & can't be more grateful to have a very supportive parent, partner, and family). Maybe this is one of the reasons why I've been learning Mandarin since such a young age. We never know for sure. Tapi satu hal yg aku tahu pasti, Tuhan tidak diam and He knows what He's doing. He will provide :) I don't wanna regret the chances I didn't take.

Thank you & God bless! *hugs*