Thursday, August 29, 2013

Some Tips For Travelling in China

Barusan saya selesai jawabin email2 yg masuk yg bertanya2 seputar travelling ke Cina terutama Shanghai dan daerah2 dekat saya tinggal sewaktu di Cina.

For your information, saya sudah tidak lagi tinggal di Cina yah teman2, jadi mungkin saya sudah banyak lupa kalo ditanya mengenai lokasi2 tempat tertentu, apalagi yang bukan di suzhou. Kalo di Suzhou saya masih inget & tahu lah ya, secara pernah tinggal di sana selama 5.5 tahun. Itu pun pasti sudah banyak tempat2 baru, karena perkembangan & pembangunan di cina benar2 sangat pesat. Hanya dalam kedipan mata saja sudah banyak yang berubah *agak lebay, tapi pokoknya kalian nangkep maksud saya, hehehe*
Kalo mau nanya2 silakan, I'll try my best to answer all of your questions.

Karena barusan jawabin pertanyaan "Apakah ada tips2 lain untuk berlibur ke Cina?", saya jadi kepikiran untuk sekalian aja taruh jawabannya di blog, hopefully bisa berguna bagi yang membutuhkan :) So, here we go:

- Hal pertama yg sangat penting untuk dilakukan sebelum menentukan tempat/kota yg dituju, tentukan dulu TUJUAN anda berlibur ke Cina: BELANJA atau SIGHTSEEING. Karena unfortunately, kedua hal tersebut tidak dapat dilakukan bersamaan. You have to choose. Karena Cina sangat luas, kota2nya banyak, dan tiap kota memiliki "sifat"nya masing2. Kalo tujuannya adalah belanja, then go to Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Hongkong, dimana tempat2 wisata ato sightseeing-nya tidak terlalu banyak ato tidak sebagus kota2 yg memang menonjolkan alamnya. Kalo mau sightsee-ing, go to Guilin, Jiuzhaigou, Zhangjiajie, Chengdu. Kalo mau mengunjungi tempat2 bersejarah, go to Beijing, Xi'An. Pergilah bersama orang2 yg memiliki tujuan yg sama dengan kamu. Kalo yg satu pengen belanja sedangkan yg satu pengen menikmati alam ato cuma sekedar jalan2, pasti bakal ada yg kecewa. Waktu jalan2 jadi ga bisa enjoy karena kelamaan nungguin yg mau belanja, begitu juga sebaliknya.

- Kalo mau berlibur sendiri tanpa menggunakan jasa tur, sangat sangat disarankan untuk banyak2 GOOGLE mengenai tempat2 wisata ato tempat2 belanja yg bagus yg ingin dituju. Don't go with the flow, supaya di sana tidak wasting time. Tinggal ketik nama kotanya dan semua info yg kamu butuhkan akan tersedia. Catat & rencanakan dengan rinci & matang.

- Hal yg penting untuk dilakukan & dicatat ketika anda googling adalah TULISAN CHINESE (CHINESE CHARACTER/HANZI) dari NAMA2 TEMPAT & JALAN yg hendak dituju. Ini penting, pake BANGET. Karena masyarakat di Cina masih belum bisa berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Jadi, jangan hanya membekali diri dengan nama2 inggrisnya, tapi yg terpenting adalah tulisan chinesenya, untuk memudahkan kalian bertanya pada masyarakat setempat ato supir taksi. Tinggal tunjukin aja kertas dengan tulisan chinesenya kalo ga bisa ngomongnya, karena beda nada & pelafalan, beda pula artinya. Kalo nggak tahu tulisannya, agak bingung juga ntar mereka.

- Jangan berharap terlalu banyak pada bahasa inggris karena sekali lagi, masyarakat Cina belum terlalu bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris. Kecuali Hongkong & Taiwan.

- Jangan lupa booking tiket pesawat & penginapan tentunya. Hotel2 di Cina seperti Jinjian Inn, Home Inn, Motel 168, dsb rata2 cukup bagus & bersih, karena itu adalah 2 faktor yg biasa dicari oleh para traveller. Tinggal google saja hotel dan nama kota yg dituju. Jika ingin mencari hostel, anda bisa pergi ke www.hostelworld.com/(nama kota). Book hotel/hostel dari Indonesia (melalui internet), jangan tunggu setelah sampai di sana.
Berdasarkan pengalaman pribadi saya backpacking around China, hostel adalah opsi utama untuk penginapan saya bersama teman2, selain karena harganya lebih murah, juga karena suasananya yg lebih "homy" dan bisa bertemu & berkenalan dengan banyak orang baru dari mancanegara. Biasanya saya memilih hostel berdasarkan review orang2 di website tersebut dan so far saya & teman2 tidak pernah kecewa. Tetapi jika bepergian bersama orang tua, saya lebih menyarankan untuk memilih hotel karena akan lebih nyaman bagi mereka.

- Kalo nginep di hostel bisa nanya2 tempat2 wisata yg bagus kemana aja, ada city tour apa aja. Pegawai2 hostel bahasa inggrisnya jauh lebih bagus dibanding hotel, karena tamu2 hostel kebanyakan adalah berasal dari mancanegara, jadi bahasa inggris adalah requirement utama bagi pegawai di sana. Di hotel juga bisa nanya2 tapi takutnya mereka nggak bisa ngomong bahasa inggris.

- Selalu minta kartu nama hotel/hostel tempat kamu menginap, untuk memudahkan kamu kembali ke hotel/hostel & tidak nyasar, baik naik angkutan umum maupun taksi.

- Jika mau travelling pada bulan November-Maret, berarti di sana sedang musim dingin. Bawa perlengkapan baju dingin mulai dari long john, jaket dingin, sweater, sarung tangan, kaos kaki tebel, scarf/syal (penting bgt buat nahan angin di leher), kalo punya boots lebih bagus. Jangan pake sepatu yg licin krn ada salju, terutama untuk daerah2 Cina bagian utara. Untuk Cina bagian selatan sih suhunya tidak terlalu rendah, paling cuma belasan Celcius. Untuk Cina bagian utara bisa sampai minus belasn, atau bahkan puluhan, tergantung kota mana yg dituju. Untuk Cina bagian tengah2, suhu bisa mencapai minus tapi tidak terlalu rendah. *Tapi tetep aja dingin yak buat orang Indonesia*

- Jika mau travelling pada bulan Juli-September, lagi panas2nya nih. Cuaca kurang lebih kayak di Indonesia, hanya akan terasa lebih panas karena mostly kita berjalan kaki di sana, nggak kayak di Indonesia yg kemana2 naik mobil yg ber-AC, pergi ke mall2 yg ber-AC juga. Bawa payung, kacamata hitam, sunscreen/sunblock, kalo mau silakan bawa jaket tipis buat yg takut item, topi, sandal, pokoknya summer outfit lah.

- Yang paling enak untuk travelling ke Cina adalah pada bulan2 Oktober atau April-Juni. Ini adalah bulan2 peralihan musim, dimana cuacanya nggak panas dan nggak dingin. Adem. Tapi biasanya anginnya kencang, terutama bulan Oktober, dan banyak hujan. Bawa jaket biar nggak masuk angin. Paling bagus sih sekitar April karena lagi musim semi.

- Apapun cuaca & musimnya, disarankan untuk selalu membawa PAYUNG di dalam tas & awali hari dengan mengecek ramalan cuaca (di internet ato tanya resepsionis hotel/hostel) karena sekali lagi, we mostly jalan kaki. Nggak mau sampe kehujanan di tengah jalan, kan?

- Lebih nyaman dan praktis untuk bepergian maksimum 4 orang, karena taksi di Cina berkapasitas maksimum 4 orang. Supir taksinya tidak mau menerima penumpang lebih dari 4 orang. Jadi, disarankan untuk bepergian dengan jumlah orang kelipatan 4. Sangat tidak disarankan untuk bepergian 5 orang karena akan ribet kalau2 butuh naik taksi. Kalau pergi terlalu banyak orang juga waktu yg terbuang akan lebih banyak.

Kira2 begitu sih saran & tips dari saya.. Kalau ada yg mau ditanyakan, silakan tinggalin comment ato kirim email ke saya, I'll try to reply & give you the info you need. Semoga bisa membantu ya! :)

P.S.: Pergantian musim di dunia sekarang berubah2  & biasanya mundur. Dulu Maret udah mulai menghangat, tapi sekarang Maret masih dingin. Begitu pula sebaliknya. Jadi, ketika bepergian di bulan2 pergantian musim, bersiap2lah untuk kemungkinan terburuk (seharusnya udah mulai hangat tapi ternyata masih dingin) supaya tidak kedinginan di sana.

Wednesday, August 21, 2013

Menunggu Oh Menunggu

Haii!

Lama nggak nulis.. Di rumah aku jadi suka keabisan ide mau nulis apa nih.. Apa karena kalo di rumah tuh keenakan ya, apa2 ga usah dikerjain sendiri, beda banget ama pas di Cina yang ga ada keluarga dan SEMUAnya harus dikerjain & diurusin sendiri, jadi belajarnya juga otomatis lebih banyak, jadi lebih banyak juga yang bisa di-share.. Hmm, I don't know.

Seperti yang Mega tulis di SINI, pekerjaan paling membosankan dan mungkin paling tidak kita sukai adalah "menunggu". Aku termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang tidak suka menunggu. Apalagi yang namanya menunggu itu kebanyakan adalah menunggu dalam KETIDAKPASTIAN. Ketidakpastian itulah yang bikin sebel & ga bisa sabar. Kalo kita disuruh nunggu tapi ada kepastian SAMPE KAPAN ato setelah nunggu itu kita PASTI dapet hasil sesuai seperti yang kita mau sih, masih gapapa.. Tapi yang ga enak banget adalah ketidakpastian sampai berapa lama kita harus menunggu dan apakah kita menunggu dengan sia2. Udah lama2 nunggu eh ga taunya ga ada hasil juga, kan sedih, kecewa, dll..

Seperti yang udah aku tulis berkali2 sejak aku for good ke Indonesia akhir Februari lalu, all I've been doing here is all about waiting, waiting, and waiting. Dari proses awal pengurusan dokumen2 di Jakarta, sampai sekarang pengajuan ke Universitas Udayana di Bali, semuanya menunggu. Dan karena tidak ada kepastian yang jelas aku harus menunggu berapa lama, sambil menunggu itu aku juga ga bisa ngapa2in, apalagi yg namanya kerja.

Yes, I've been jobless for about 6 months now. Pekerjaan apa yang tidak terikat & kita bisa berhenti seenak jidat? I hate myself for not being "useful" or doing something useful/important, I hate myself for keeping being a burden to my daddy (of course he doesn't feel that way, but you know, at this age, we all want to earn our own money), and I hate the fact that I still have to WAIT. UGHH!!

Susaaaahhhh banget yaaa buat bersabar menanti rencana & waktu-Nya Tuhan... Iman bener2 diuji di saat2 seperti ini. Will you keep your faith in God? Will you surrender everything to Him? Seringkali kita cuma dengan gampangnya ngomong mau serahin semuanya - rencana dan masa depan kita - ke Tangan Tuhan, sadar bahwa Tuhan tau yang terbaik dan segala rencana-Nya akan terjadi indah pada waktu-Nya, tapi di dalam prakteknya, masih aja kita - at least aku - dipenuhi oleh rasa KUATIR dan TIDAK SABAR. Bahkan kadang pengen menyerah dan ambil jalan yang lain.

People at my age - and even younger - mostly have found their jobs and earned their own money. Mungkin masih belum cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya dan masih pake duit ortu juga, tapi paling enggak mereka ngga nganggur dan bisa nambah2in tabungan ato mengurangi sedikit beban ortu.
Punya ortu yang tidak kekurangan bukan berarti trus aku bisa seenaknya pake duit ortu dan ga mau earn my own money.

However, I'm so lucky to be surrounded by people who always support and encourage me. My daddy, my bf, my family, they have been so supportive, and I'm really2 grateful for that.

Nggak ada yang bisa dilakuin selain menikmati setiap prosesnya, termasuk proses menunggu, which I really hate. I do believe that He has plans for me, dan semua yang telah terjadi di hidupku benar2 terasa indah pada waktunya. Aku hanya butuh kesabaran yang lebih dan juga iman yang lebih di dalam proses ini. Emang siiihh, harus diakui bahwa I've done and learnt new things lately. Aku belajar nyetir! Puji Tuhan sekarang udah bisa nyetir meskipung masih BELUM lancar dan harus ditemenin. Yes, "belum", karena akan berubah menjadi "AKAN", hahaha.. I have to keep practising. Aku juga belajar akupuntur. Aku banyak baca buku2 dan dapet pengetahuan online. Aku banyak ikut baksos dan ketemu banyak orang baru. I even met my bf :p Dan masih banyak lagi. *Jadi merasa diri sendiri kok ga bersyukur banget yaaa dan masih aja menggerutu huwaaa.. Ampuni aku, Tuhan :( * Well, maybe He wants me to spend more time with my family & bf, which I won't be having after my internship starts :D I just keep praying that He will show me the way and reveal His plans soon :p *masih tetep ga sabar menanti waktunya Tuhan >.< *

Friday, August 16, 2013

Lesson learned from a lost

Just got a very shocking news in the middle of the night..

One of my friend passed away last night.. She was still so young - even a year younger than me - she was 23 y.o!

She'd been diagnosed with Systemic Lupus Erythematous - or we usually just say Lupus - since senior high school. It is an autoimmune disease that is mostly found in female. She was near to death and was treated in Shanghai. Thank God she survived. However, you can't really cure Lupus. You can only control it. You live with it forever.

After that "tragedic" moment, she had a great life. Yes, life had been great for her. At least that's how we would see it. We never know her struggles. She went to college in Shanghai, met the love of her life there, fell in love, then came back to Surabaya after graduated.

The saddest thing is that she was five months pregnant. She just got married in March 2013 and got pregnant not long after.

Everybody's thought and prayer are definitely with her family right now.. I know her elder sister too, both of them went to them same school with me since elementary school. I can't imagine being her husband - and Gosh, no, I don't wanna be in that position ever, if I may choose >.<

However, that's life. When there is a hello, there will be a goodbye. I guess it's time for her goodbye.. We, who's been left, are deeply saddened by this lost, but she is in a very better place right now and I'm sure she is happier there..

I think it's true that it is better for us to be grateful of what you've had (the time we've spent together and the memories we've shared) rather than regretting things we wont. She was a good girl, very cheerful, and a very nice person. Once you see her pict, you'll know that she is. But no, I won't put her pict here.

She once said, "Be grateful everyday for what you have, and for your life.". She felt so lucky that she was given the chance to live twice. She is such a lovable, strong girl that everybody's never gonna forget and will be so dearly missed.

She makes me think.. If I'm gone, what would people feel about me? What impression would I leave?

Live this life to the fullest. Be nice to people. Tell people you love how much they mean to you. NEVER take ANYONE or ANYTHING FOR GRANTED. Don't have any regret.. And most important of all, stay in faith. Be a blessing for the people surround you. That's what I learn and I wanna do my best to do it.

Goodbye Inge.. Thank you for everything. I'm grateful to have known you. Rest in peace, may your soul be with Him..