Wednesday, August 21, 2013

Menunggu Oh Menunggu

Haii!

Lama nggak nulis.. Di rumah aku jadi suka keabisan ide mau nulis apa nih.. Apa karena kalo di rumah tuh keenakan ya, apa2 ga usah dikerjain sendiri, beda banget ama pas di Cina yang ga ada keluarga dan SEMUAnya harus dikerjain & diurusin sendiri, jadi belajarnya juga otomatis lebih banyak, jadi lebih banyak juga yang bisa di-share.. Hmm, I don't know.

Seperti yang Mega tulis di SINI, pekerjaan paling membosankan dan mungkin paling tidak kita sukai adalah "menunggu". Aku termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang tidak suka menunggu. Apalagi yang namanya menunggu itu kebanyakan adalah menunggu dalam KETIDAKPASTIAN. Ketidakpastian itulah yang bikin sebel & ga bisa sabar. Kalo kita disuruh nunggu tapi ada kepastian SAMPE KAPAN ato setelah nunggu itu kita PASTI dapet hasil sesuai seperti yang kita mau sih, masih gapapa.. Tapi yang ga enak banget adalah ketidakpastian sampai berapa lama kita harus menunggu dan apakah kita menunggu dengan sia2. Udah lama2 nunggu eh ga taunya ga ada hasil juga, kan sedih, kecewa, dll..

Seperti yang udah aku tulis berkali2 sejak aku for good ke Indonesia akhir Februari lalu, all I've been doing here is all about waiting, waiting, and waiting. Dari proses awal pengurusan dokumen2 di Jakarta, sampai sekarang pengajuan ke Universitas Udayana di Bali, semuanya menunggu. Dan karena tidak ada kepastian yang jelas aku harus menunggu berapa lama, sambil menunggu itu aku juga ga bisa ngapa2in, apalagi yg namanya kerja.

Yes, I've been jobless for about 6 months now. Pekerjaan apa yang tidak terikat & kita bisa berhenti seenak jidat? I hate myself for not being "useful" or doing something useful/important, I hate myself for keeping being a burden to my daddy (of course he doesn't feel that way, but you know, at this age, we all want to earn our own money), and I hate the fact that I still have to WAIT. UGHH!!

Susaaaahhhh banget yaaa buat bersabar menanti rencana & waktu-Nya Tuhan... Iman bener2 diuji di saat2 seperti ini. Will you keep your faith in God? Will you surrender everything to Him? Seringkali kita cuma dengan gampangnya ngomong mau serahin semuanya - rencana dan masa depan kita - ke Tangan Tuhan, sadar bahwa Tuhan tau yang terbaik dan segala rencana-Nya akan terjadi indah pada waktu-Nya, tapi di dalam prakteknya, masih aja kita - at least aku - dipenuhi oleh rasa KUATIR dan TIDAK SABAR. Bahkan kadang pengen menyerah dan ambil jalan yang lain.

People at my age - and even younger - mostly have found their jobs and earned their own money. Mungkin masih belum cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya dan masih pake duit ortu juga, tapi paling enggak mereka ngga nganggur dan bisa nambah2in tabungan ato mengurangi sedikit beban ortu.
Punya ortu yang tidak kekurangan bukan berarti trus aku bisa seenaknya pake duit ortu dan ga mau earn my own money.

However, I'm so lucky to be surrounded by people who always support and encourage me. My daddy, my bf, my family, they have been so supportive, and I'm really2 grateful for that.

Nggak ada yang bisa dilakuin selain menikmati setiap prosesnya, termasuk proses menunggu, which I really hate. I do believe that He has plans for me, dan semua yang telah terjadi di hidupku benar2 terasa indah pada waktunya. Aku hanya butuh kesabaran yang lebih dan juga iman yang lebih di dalam proses ini. Emang siiihh, harus diakui bahwa I've done and learnt new things lately. Aku belajar nyetir! Puji Tuhan sekarang udah bisa nyetir meskipung masih BELUM lancar dan harus ditemenin. Yes, "belum", karena akan berubah menjadi "AKAN", hahaha.. I have to keep practising. Aku juga belajar akupuntur. Aku banyak baca buku2 dan dapet pengetahuan online. Aku banyak ikut baksos dan ketemu banyak orang baru. I even met my bf :p Dan masih banyak lagi. *Jadi merasa diri sendiri kok ga bersyukur banget yaaa dan masih aja menggerutu huwaaa.. Ampuni aku, Tuhan :( * Well, maybe He wants me to spend more time with my family & bf, which I won't be having after my internship starts :D I just keep praying that He will show me the way and reveal His plans soon :p *masih tetep ga sabar menanti waktunya Tuhan >.< *

2 comments:

  1. Semangat Syl...
    Aku juga waktu belum dapat kerja juga aihhhh, gak sabaran banget, ngerasa jad beban ortu, ngerasa payah dan gak ada artinya dibanding teman2 yang dah kerja pulak, cuma pada akhirnya aku belajar menikmati masa2 'istirahat' ini, karena ada yang emang gak bakal bisa kita kerjain ntar kalo dah kerja, jadi enjor every season ajah.

    ReplyDelete