Monday, November 11, 2013

Thanksgiving Monday


JLEB! Bersyukur. Ah, rasanya belakangan ini aku kurang bersyukur, dan malah lebih banyak mengeluh :( Liat aja isi blogku dulu, yang tiap hari Kamis suka bikin post buat Thanksgiving Thursday, dimana aku mensyukuri banyak hal, dari yang paling gede sampe yang paling kecil sekalipun.

Belakangan ini sepertinya isinya banyak mengeluh : yang pengangguran lah, yang masa depan nggak jelas lah, kangen mama lah, dll. Makin gede/dewasa makin banyak yang harus dipikirin, akibatnya jadi stress & lupa untuk bersyukur.. Pengen dapet kerjaan yang enak, dapet duit yang banyak, beli rumah, beli aset, get married, ntar mikirin biaya hidup & pendidikan anak, hadeeehh, ga selesai2 dahh..

Jadii.. Meskipun hari ini bukan Kamis dan ga bisa bikin Thanksgiving Thursday, aku mau bersyukur sama Tuhan.. Bersyukur tidak mengenal hari, bukan? Instead, we have to give thanks everyday.
Bersyukur atas pekerjaan yang boleh Tuhan percayakan padaku, atas murid2 yang puji Tuhan jumlahnya terus bertambah..
Bersyukur atas pasangan yang super duper sabar, pengertian, perhatian, dan selalu mendukung apapun yang aku lakukan..
Bersyukur atas seorang ayah yang super dan bisa diandalkan dalam segala hal..
Bersyukur atas keponakan yang lucuuu, meskipun kadang suka sentimen sama aku & ngeselin, huahahaha..
Bersyukur atas saudara2 yang meskipun sering berantem, tapi tetep bisa jadi sister in crime & masak2 bareng atau ngerjain printilan2 bareng :p
Bersyukur atas teman2, dari yang udah lamaaa setia terus mendampingiku dari eSDe sampai teman2 yang baru.. Bahkan temen2 yg belum pernah ketemu di "dunia nyata" sekalipun, yaitu temen2 blogging, yang meskipun belum pernah ketemu tapi baik banget & sering give support, I heart you!!
Bersyukur atas waktu yang Tuhan berikan untuk aku habiskan bersama dengan orang2 yang ada dalam hidupku..

Banyaaakk banget yang sebenarnya bisa aku/kita syukuri, jika kita tidak sibuk dengan mengeluh atas apa yang tidak kita miliki.


Bahkan ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita harus tetap bersyukur. Apalagi ketika kita mempunyai sejuta alasan yang patut disyukuri.

So true

Aku juga mau bersyukur terutama untuk kesembuhan nenekku yang baru saja menjalani operasi ganti sendi paha (istilah medisnya femoral partial arthroplasty).

Waktu Idul Adha kemarin, nenekku yg berusia 88 tahun terjatuh di rumahnya. Sendi pahanya (femoral neck) patah, akibatnya sakit banget & nggak bisa jalan, bahkan dipegang sedikit aja udah teriak2 kesakitan. Nggak ada jalan lain selain operasi penggantian sendi (hemi-arthroplasty). Femoral head-nya (kepala tulang paha) diganti dengan prostesis. Total bed rest selama seminggu lebih. Nggak ada yang tahu bagaimana prognosis dari operasi itu, berapa lama waktu yang dibutuhkan nenekku untuk bisa berjalan kembali. Sebelum jatuh, beliau masih sehat & aktif berjalan.

Adik nenekku mengalami kejadian yang sama sekitar setahun yang lalu. Sayangnya, setelah operasi, beliau sudah kehilangan semangat hidupnya, tidak bisa berjalan kembali, dan terus-menerus tergeletak di atas ranjangnya hingga ajal menjemputnya tak lama kemudian.

Untungnya, nenekku ini mempunyai semangat hidup yang tinggi. Napsu makan masih luar biasa seperti sebelum sakit. Makan lancar jaya, terapi pun berjalan dengan sangat baik.

Puji Tuhan, sekarang nenekku sudah bisa berjalan dengan normal, hanya masih harus hati2 & dijaga 24 jam oleh suster, untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan kembali terjadi. Tidak sampai sebulan setelah jatuh, beliau sudah bisa jalan lagi. Ini sesuatu banget loh, untuk orang yang umurnya sudah selanjut beliau. Glory be to God!

Stress, kuatir, mungkin itu hal2 yang sangat manusiawi. Tapi hal2 tersebut lah yang kemudian membuat kita jadi suka mengeluh dan lupa bersyukur. Padahal we have a Big God, tidak ada yang mustahil bagi-Nya, all we have to do is SEEK HIM.


Have a great day and God bless you all :)

NB : Pray for The Philippines yang baru terkena musibah :( May The Lord be with them..


Picture courtesy: All picture was taken from Google.

No comments:

Post a Comment