Monday, November 25, 2013

When God Wants Us To Wait

As you, my loyal readers, all know, I've been waiting for an answer to my prayers and the end of my waiting process. It's been a few months now, and starting from early October, I stopped hoping that it would happen this year.

Menunggu dan menunggu. Oh, trust me, I hate waiting. Apalagi kalo yang ditunggu itu adalah sesuatu yang nggak pasti.

I've been waiting, praying, and asking what God wants from me. What God's plans are for me. Waiting has always been an uneasy stage for me :(

Ketika kita set hope too high - baik terhadap sesuatu atau seseorang - dan kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita, kita bakal kecewa banget. Iya apa iya? :p
Makanya, ada kalimat, "hope for the best, but prepare for the worst". That's me. Aku akan berharap yang terbaik, tapi ketika harapan itu sepertinya tak kunjung datang ato terealisasi, aku akan prepare for the worst. Why? Tentu saja supaya aku nggak kecewa terlalu berat. It's to protect myself from hurting.

Mulai Oktober kemarin aku memutuskan untuk nggak set my hope/target too high. Aku memutuskan untuk berdoa dan "ngarep" bahwa proses adaptasiku bakalan mulai taon depan aja, at least Maret 2014. Aku memutuskan untuk benar2 bersabar dan enjoy doing other things sampe Maret 2014. Maksudnya bersabar adalah menunggu dalam "diam" dan doa, tanpa usaha untuk nelponin pihak universitas lagi (karena kemarin2 itu aku udah berkali2 nelponin mereka, paling nggak seminggu sekali, ampe mereka udah bosen kayaknya). Memutuskan untuk menunggu tapi nggak sepenuhnya menggantungkan hidupku pada "harapan untuk segera memulai adaptasi" semata. That was why I decided to find a job while waiting. Kalo Maret itu aku belum dapet kabar apa2, baru deh memikirkan "tindakan" selanjutnya.

Kurang lebih 2 minggu yang lalu, aku liat Anie share di Instagram link2 blog yang dia suka kunjungi (and one of them is mine, thank you Darla :D). I've known some - karena aku juga follow blog mereka, some I didn't.

Dan aku menemukan 2 blog yang isinya bener2 teach me something.

Yang pertama, I found "Faith, Hope, and Love". Setelah blog walking di sana selama beberapa saat, tibalah aku pada sebuah kalimat yang sangat2 menohok: "The world says, "Hope for the best but prepare for the worst" or "Don't hope so much so that you won't be disappointed when it doesn't happen." But what do you think God would say about that?" *JLEB JLEB JLEB!*

"Trust in The Lord with all your heart and lean not on your own understanding; in all your ways submit to Him, and He will make your paths straight." -Proverbs 3:5-6

Double JLEB! Proverbs 3:5-6, one of my all time favourite bible verses.

Buat Tuhan, nothing is worse or the worst. Buat Tuhan, semuanya better or the best. God knows the best, remember? Jika Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan, if God doesn't give you what YOU think is the best for you, then it's NOT. He ALWAYS gives the best.

Yang kedua, I found "Spiritually Single". Di blog post terakhirnya judulnya adalah "When God Makes You Wait". Dari judulnya aja udah pas banget. Begitu buka blognya, udah langsung mikir, "Gila, ini gue banget!".

Buka dan baca sendiri deh. It's a good reminder for us in times of waiting. Waiting for God's perfect timing.

Tuhan bisa aja langsung mengabulkan doa kita right here right now, right in the moment when you're praying and asking for it. Ya, tentu saja Dia bisa! Nggak ada yang mustahil bagi-Nya. But He doesn't. It doesn't always work that way. Instead, He waits. He asks us to wait. Bahkan Tuhan menyuruh tokoh2 dalam Alkitab untuk menunggu. Orang2 yang imannya pada Tuhan sudah teruji. Tapi Tuhan terus menguji kesetiaan mereka. Bukan hanya setahun, dua tahun, tapi sampai berpuluh2 tahun lamanya. Padahal Tuhan bisa mengadakannya saat itu juga. Padahal semakin lama Tuhan tidak mengadakannya, semakin buruk keadaan yang harus mereka alami. Tapi Tuhan tetap menunggu. Menunggu hingga menurut-Nya, "It's time".

Triple JLEB!

Baru disuruh nunggu beberapa bulan aja udah uring2an. Udah ngomong kalo imannya lagi diuji. Udah mempertanyakan rencana Tuhan. Udah ngomong "I hate waiting". Padahal kemarin2 Tuhan udah jelas2 menunjukkan bahwa "He makes everything beautiful in His Time". He asks us to wait but it's always worth the wait.

Inilah salah satu alasan utama aku nge-blog. How blogs can bless, reach and touch people's hearts. People we've even never met. We are constantly reminded by our cyber-sisters/brothers-in-Christ through their writings.
That's what my biggest hope for my blog is. To share my thoughts and experience, what I've learned in life, and hopefully, to bless everyone who reads it.

Mulai sekarang, nggak ada lagi yang namanya "Hope for the best but prepare for the worst". In God, everything is the best :')

Memang ya, kalo nggak dikasih "ujian", kita nggak akan belajar. Kalo Tuhan langsung kasih semuanya right in the moment when we ask it from Him, kita bakal jadi anak yang manja. Tinggal merengek sama Papi, langsung deh dikasih. Kapan dewasanya kalo kayak gitu?
Tapi kalo Tuhan menyuruh kita untuk menunggu, kita jadi bisa belajar banyak bahkan hanya dari satu hal saja. We will embrace it more when God gives it to us. We won't take it for granted. Thus, we grow in Jesus Christ.

..to be continued.. ;)

No comments:

Post a Comment