Thursday, April 30, 2015

Part 2: Program Internsip Dokter Indonesia


Lanjutan dari Part 1


Lanjut yaa guys.. Aku bikin bersambung karena I think, cerita tentang program internsip ini (mulai sekarang disingkat jadi PIDI, yaa) deserves a whole post for itself, saking hebohnya, hahahaha..

Jadi, setelah melewati seluruh tahapan yang ada di postingan yang LALU, kita masih harus magang di RS/RSU/RSUD dan puskesmas daerah selama satu tahun (8 bulan di RS/RSU/RSUD, 4 bulan di puskesmas). Nah, untuk mengikuti PIDI ini, diperlukan STR Sementara.

PIDI dibuka dan diberangkatkan setiap tiga bulan sekali. Tadinya aku berharap bisa ikut PIDI yg periode I tahun 2015, yaitu bulan Januari-Februari, tapi ternyata nggak keburu. Karena waktu itu, boro-boro STR Sementara, Serkom aja belum jadi. Belum disumpah pula. Sempat kecewa karena harus tertunda lagi, tapi akhirnya bisa menerima kenyataan dan pasrah. Dan sudah cukup bersyukur sekali akan timing Tuhan yang pas banget tentang Sumpah Dokterku kemarin itu. Aku sudah bisa menerima kenyataan bahwa aku baru bisa internsip bulan Mei.

Sambil mengisi waktu luang, aku banyak bantu-bantu di gerejaku. Pengen banget balik ngajar Bahasa Mandarin lagi kayak kemarin waktu nunggu dipanggil adaptasi, tapi juga nggak pengen kejadian kemarin terulang lagi. Di saat udah dapet murid-murid yang enak dan mereka juga udah cocok sama aku, aku harus pergi ninggalin mereka :(

Ada cerita menarik lagi waktu proses mau daftar internsip ini.

PIDI sekarang semuanya sudah pakai sistem online, mulai dari pendaftaran, pengumpulan berkas-berkas yang diperlukan, sampai memilih wahana (tempat) internsip. Bahkan berkas-berkasnya harus di-scan dan cukup di-upload di website KIDI (internsip.depkes.go.id) - untuk penjelasan secara lengkap tentang pendaftaran PIDI, buka aja Cara Mendaftar Internsip Dokter Secara Online.

Pada waktu pemilihan wahana, pemilihan wahana hanya bisa dilakukan dalam rentang waktu yang ditentukan, yaitu pk 08.00-16.00 WIB. Jadi, bayangin aja, ribuan calon peserta akan beramai-ramai masuk secara bersamaan dan berusaha menjadi yang tercepat supaya bisa mendapatkan wahana yang diinginkan. Siapa cepat, siapa dapat. Silakan dibayangkan apa yang terjadi pada website-nya yang denger-denger masih menggunakan server jadul itu. Error-error gitu lah pastinya ya kann.. Dan, perbedaan waktu beberapa menit - atau bahkan detik - bisa membuat perbedaan yang sangat besar. Mulai dari terdampar ke pulau terpencil, sampai-sampai kemungkinan terburuk adalah tidak mendapat wahana dan harus jadi pengangguran menunggu selama 3 bulan lagi. Jadi, koneksi internet dan amal baik kita kemarin-kemarin sangat menentukan nasib kita di sini :D

Sebelum hari H pemilihan wahana, pihak KIDI memberikan simulasi pada saat pemilihan wahana nanti, supaya sudah nggak bingung-bingung lagi.
Pada saat simulasi, daftar wahana yang diberikan adalah daftar wahana periode sebelumnya (periode Januari-Februari, yang adalah periode yang sebelumnya aku harapkan bisa aku ikuti, tapi nggak keburu). And, guess what? Ternyata di periode itu, Bali tidak membuka wahana. Padahal aku pengen pilih wahana di Bali, selain karena sudah tidak asing sama tempatnya, juga karena aku diprioritaskan di Bali (karena kemarin adaptasinya di Udayana).

Aku langsung merasakan sesuatu yang nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya rasa syukur pada Tuhan. So, this is it, Lord. This is the reason why you didn't let me register last period, isn't it? :')

Kelihatannya Tuhan menunda rencanaku. Padahal aku pengennya cepet-cepet berangkat, supaya cepet selesai. Tapi kok malah ditunda sama Tuhan. Serkom nggak keluar-keluar, masih harus pakai disumpah lagi segala.

Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain. HE KNOWS.

Aku terharu. Sebenarnya, tepat pada saat itu, aku merasa bahwa Tuhan mungkin memang mau menempatkan aku di Bali. Mungkin aku memang bakal dapat wahana internsip di Bali. Hatiku jadi agak tenang.

Tapi, hal itu tidak berlangsung lama.

Beberapa hari kemudian, aku ngobrol sama adik kelasku waktu di Bali kemarin di BBM.
"Meme A**l, kamu ikut internsipnya yang periode III (Agustus) ntar yaa?" (karena dia lulus UKDI periode berikutnya setelah aku)
"Nggak,Ce, aku ikut yang bulan November.."
"Loh, kenapa gitu? Kan harusnya keburu ikut yang periode sebelumnya?"
"Iya Ce, soalnya sekarang wahana di Bali masih penuh, masih ada senior 2008 yang belum selesai internsip. Nanti mereka selesainya November, jadi wahana2-nya baru buka November juga, karena baru November itu mereka kosong.."

DEG! Aku langsung lemes. Tapi pasrah. Ga mau juga kalo harus nunggu lagi demi bisa internsip di Bali. Lebih baik ke tempat lain, tapi yang nggak terpencil-terpencil amat, hehe.. Tapi jauh di dalam hatiku, aku masih tetap berharap bisa di Bali.

LANJUT? Atau bersambung ke post berikutnya biar ga kepanjangan?
Bersambung dulu kali ya? Huehehehe.. Stay tuned! ;)


Lompat ke Part 3

No comments:

Post a Comment